Kemenag Kota Tasik Bina Guru Madrasah dan RA

Editor Kemenag Kota Tasik membina guru madrasah dan RA./via humas kemenag kota tasikmalaya/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KOTA TASIKMALAYA – Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya melalui Seksi Pendidikan Madrasah telah melaksanakan kegiatan Pembinaan Triwulan 1 bagi guru yang telah bertsatus Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai jenjang Madrasah Ibtidaiah, Madrasah Tsanawiah , Madrasah Aliah dan Raudlatul Athfal se- Kota Tasikmalaya, Rabu (6/4/2022).

Kegiatan dilaksanakan di MI Sukasirna, hadir Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya, H.M. Al Abdul Latief, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Asep Barhia serta perwakilan dari seksi Penmad, H. Heppy Syam Fuadi dan Imas. Peserta yang hadir sejumlah 114 orang terdiri atas 5 orang guru RA, 73 orang guru MI, 23 orang guru MTs, dan 12 orang guru MA.

Kasi Penmad menuturkan, kegiatan Pembinaan Guru Madrasah ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan motivasi, semangat kerja, inovasi dan tanggung jawab serta pengabdian guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didiknya pada madrasah.

Pada kesempatan ini Kepala Seksi Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya juga menyampaikan bahwa guru yang berprofesi sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, mengarahkan, dan melatih anak didik pada madrasah diharapkan di dalam melaksnakan proses kegiatan belajar mengajar harus banyak berinovasi.

“Kondisi sekarang menuntut kita semua untuk pandai-pandai berinovasi karena siswa sekarang karakternya beda dengan siswa zaman kita dulu,” ujar Kasi Penmad, dilansir dari laman jabar.kemenag.go.id.

Perkembangan teknologi yang begitu pesat , apalagi media sosial yang sudah masuk ke kalangan anak-anak tentunya mempengaruhi pola pikir para peserta didik.

“Jangan sampai istilahnya kita tertinggal jauh dari anak-anak. Minimal kita juga melek digital dan mau belajar hal baru sehingga tidak kalah dengan mereka,” imbuhnya.

Baca Juga :  Aa Gym: Ramadan Bulan Spesial dengan Pahala yang Berlimpah

Terkait pembelajaran di bulan Ramadan Asep mengharapkan para guru untuk lebih menambah muatan pembelajaran keagamaan baik itu akidah, akhlak, fiqih Islam, BTQ, Tarikh, dan sebagainya,” pungkas Kasi Penmad.
@fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketum GNPK-RI: Puasa Diharapkan Bisa Tingkatkan Integritas dalam Mencegah Korupsi

Jum Apr 8 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JATENG — Puasa dinilai bisa menjadi sarana bagi setiap Muslim untuk membentengi diri dari perbuatan keji dan munkar. Hal itu terjadi kalau puasa yang dijalani dilakukan secara benar, tidak hanya formalitas. “Bagaimana agar nilai ibadah puasa itu mampu mengubah atau mempengaruhi perilaku kita dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap […]