Kemnaker Diminta Perketat Pengawasan Penyalur Tenaga Kerja Nakal

Editor Ilustrasi. /net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Muhammad Rizal menemukan maraknya oknum penyalur tenaga kerja yang menyalurkan tenaga kerja dengan mengambil banyak keuntungan dari memotong gaji pekerja yang disalurkan.

Rizal menjelaskan, banyak pekerja di Tangerang, Banten, yang bekerja di perusahaan dengan gaji UMR (Upah Minimum Regional). Namun karena kontraknya dilakukan melalui yayasan, maka gaji yang diterima jauh di bawah UMR.

Ia meminta hal ini menjadi perhatian Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan memperketat pengawasan terhadap jasa penyalur tenaga kerja yang nakal.

Sebab, selama ini pihaknya sering kali mendapat laporan kejadian serupa terutama terjadi di wilayah Tangerang, Banten.

“Saya mohon kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk melakukan pengawasan terhadap ini, outsourcing. Katakanlah dia (mendapatkan) gajinya kadang-kadang Rp2 juta, saya tanyakan ada yang (gajinya) Rp2,5 juta, padahal di perusahaan itu digaji berdasarkan UMR,” jelas Rizal dalam Rapat Kerja dengan Kementerian Ketenagakerjaan, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2024).

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PAN ini juga meminta Kemnaker untuk memperbanyak pelatihan-pelatihan di BLK (Balai Latihan Kerja) yang ada untuk menekan angka pengangguran.

“Saya kira ke depan perlu dilakukan penambahan semacam latihan-latihan di BLK, sehingga anggarannya kalau bisa diperbesar dan ini juga disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja yang ada di Banten supaya diperbanyak pelatihan-pelatihan seperti ini sehingga bisa menampung tenaga kerja – tenaga kerja yang banyak menganggur,” harapnya.

@mpa

Baca Juga :  Halodoc Masuk dalam Daftar Layanan Kesehatan Digital Top Dunia

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Presiden Ebrahim Raisi Tewas, Reaksi Israel dan Politik Terkini di Iran

Sen Mei 20 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | TEHERAN – Presiden Iran, Ebrahim Raisi, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan helikopter di provinsi pegunungan Iran, Azerbaijan Timur. Kecelakaan tersebut terjadi pada hari Minggu, 19 Mei 2024, dan reruntuhan helikopter ditemukan pada hari Senin pagi setelah pencarian semalaman dalam kondisi badai salju. Presiden Joko Widodo dari Indonesia […]