Kepatuhan Jemaah Indonesia Jadi Model Umrah Selanjutnya

Editor :
Ilustrasi jemaah umrah/republika.co.id/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Sekjen Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (SAPUHI) Ikhsan Fauzi Rahman memastikan jemaah umrah asal Indonesia taat terhadap protokol kesehatan selama di Arab Saudi.

Ada tiga kelompok terbang (kloter) dengan total 359 jemaah asal Indonesia ikut umrah pada fase tiga pembukaan umrah awal November.

“Mereka bisa saja keluar hotel dan sebagainya, tapi mereka memilih patuh ikut protokol,” kata Ikhsan saat dihubungi, Senin (16/11/2020), seperti dilansir ihram.co.id.

Menurut dia, kepatuhan jemaah akan menjadi model bagi umrah ke depannya. Seperti diketahui, Pakistan dan Indonesia yang menerima tawaran Saudi untuk melakukan umrah pada masa pandemi.

“Karena ini nanti jadi model jemaah dari negara ini untuk bisa dilanjutkan atau tidak,” katanya.

Ikhsan menyampaikan kepatuhan dari kloter pertama yang terbang 1 November dan kloter kedua yang terbang pada 4 November ini membawa manfaat bagi jemaah umrah kloter ketiga yang berangkat pada 8 November. Mereka bisa menjalankan umrah sesuai jadwal.

“Kloter yang berangkat 8 November itu sudah kebagian imbas positifnya jadi memang karena rombongannya tidak terlalu banyak sekitar 50-an mereka berangkat negatif semua saat diswab di Saudi juga negatif jadi bisa umrah sesuai jadwal. Mereka bisa ke Madinah mereka bisa salat lima waktu,” katanya.

Ikhsan memastikan jemaah umrah fase tiga di awal November, terutama 13 jemaah umrah yang positif Covid-19 sangat patuh terhadap prosedur protokol kesehatan. Selama masa karantina, mereka yang mayoritas pemilik travel itu tetap berada di ruang isolasi dan tetap memanjatkan doa di ruang isolasi yang masih tanah haram.

“Jadi mereka juga bahagia luar biasa meski mereka di hotel dan mereka menikmati masa menunggunya di Tanah Suci yang doanya makbul, insyaallah,” katanya.

Menurut dia, meski jemaah diisolasi di kamar hotel sekitaran Masjidilharam mereka tetap senang. Bahkan isolasi itu dapat meningkatkan kualitas iman dan takwa bagi orang-orang yang sabar.

“Di Saudi jemaah betul-betul jadi lebih dekat ke Tanah Suci, dekat sama Allah, insyaallah jadi menambah kualitas keimanan,” katanya.
@fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

MTQ NASIONAL: PBNU Berharap Alquran Tak Sekadar Diperlombakan

Sel Nov 17 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Dakwah, KH Abdul Manan A Ghani berharap, dengan digelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-28, masyarakat semakin mencintai Alquran. Dia mengatakan, Alquran harus dijadikan sebagai sumber moral bangsa Indonesia. “Saya ucapakan selamat atas digelarnya MTQ ke-28 ini. Kami berharap tentu […]