Kesejahteraan Guru Ngaji Mendapat Dukungan Fraksi

Ketua BK DPRD Kab. Bandung, H. Eep Jamaludin, dari Fraksi PAN./visi.news/ki agus.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS — Terkait masalah kesejahteraan Guru Ngaji yang menuntut adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bandung mengenai kesejahteraannya, mendapat dukungan dari beberapa Fraksi DPRD, yaitu, NasDem, PKB, PAN, Demokrat, dan PKS.

Seperti dikatakan H. Eep Jamaludin, Ketua Badan Kehormatan dari PAN, dia menyatakan sangat setuju kalau keberadaan guru ngaji bisa menjadi bagian dari APBD sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Menurutnya para guru ngaji itu sama-sama berkontribusi dalam memberikan pendidikan kepada generasi muda.

“Mereka mengajar pendidikan agama itu kalau tidak Mushola pasti dilakukan dirumahnya. Dan merupakan kewajaran bila kemudian mereka mengharapkan pemerintah bisa memperhatikan keberadaannya,” katanya via seluler, Minggu (26/7/2020).

Sementara H. Uya Mulyana dari PKB, dan H. Tarlan dari NasDem, sama-sama menuturkan, kalau guru ngaji sangat andil dalam pendidikan pembentukkan karakter mental generasi muda. Terutama dalam aspek keimanan dan ketaqwaan kepada sang Khaliq.

Uya dan Tarlan mengharapkan kesejahteraan guru ngaji bisa menjadi agenda atau program pemerintah. Uya sendiri mengakui, saat ini sudah melakukan pendataan guru-guru ngaji termasuk dengan perekonomiannya. Rencananya Uya akan berusaha membantu kebutuhannya secara pribadi.

“Terus terang saya kagum dengan guru ngaji yang masih bisa mengamalkan ilmu keagamaannya setelah selesai bekerja di waktu Maghrib. Mereka memang tidak menuntut apa-apa atau meminta gaji dari siapa pun. Walau pun ada permintaan perhatian saat ada reses, itu merupakan hal yang wajar,” ujar Uya.

Demikian juga dengan WK Ketua I DPRD Kab. Bandung, H. Wawan, dari PKS, dia akan berusaha mengajukan permohonan kepada Pimpinan DPRD, H. Sugianto, mengenai keberadaan guru ngaji yang meminta ada perhatian dari pemerintah.

“Semoga saja ada solusi secepatnya dari pemerintah tentang guru ngaji ini,” harap Wawan. @qia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Corona 26 Juli: 98.778 Positif, 4.781 Meninggal

Ming Jul 26 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Total jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia mencapai 98.778 kasus. Data tersebut berdasarkan situs kemkes.go.id yang diakses hingga Minggu (26/7) pukul 15.12 WIB kemudian dilansir CNN Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 56.655 orang dinyatakan sembuh dan 4.781 orang meninggal dunia. Jumlah kasus konfirmasi positif […]