Ketua GNPK RI Jabar Menyoroti Lemahnya Kinerja Inspektorat Kota Depok

Editor Ketua GNPK RI Jawa Barat Nana S  Hadiwinata. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Fungsi pengawasan yang dilakukan Inspektorat/APIP Kota Depok  dinilai belum optimal, karena berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Jawa Barat, masi banyak temuan masalah sehingga terindikasi adanya penyimpangan yang berdampak terjadinya dugaan korupsi dan inefisiensi pengelolaan keuangan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintahan Kota Depok.

“Menurut kami hal ini disebabkan oleh fungsi pengawasan yang belum efektif dan belum secara optimal dilakukan oleh Inspektorat/APIP Kota Depok,” ungkap Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Jawa Barat Nana S. Hadiwinata kepada VISI.NEWS, Selasa (31/5/2022).

Jadi dalam hal ini, kata pria yang biasa disapa Abah Nana itu, bagaimana bisa mencegah korupsi di Pemkot Depok, kalo APIP itu sendiri masi lemah. “Salah satunya adalah bahwa APIP Pemkot Depok belum sepenuhnya melaksanakan tugas secara Independen,” tandasnya.

GNPK RI Jawa Barat menganggap Inspektorat/APIP Kota Depok seharusnya memiliki tenaga tenaga yang handal sesuai dengan kompetensi keahliannya. “Kami GNPK RI hadir di NKRI ini untuk membantu melakukan sosio kontrol terhadap kinerja positif penyelenggara negara dan pelaku pembanguan lainnya, khususnya kami di wilayah Jawa Barat,” jelasnya.

Seyogianya, kata Abah Nana, Inspektorat Depok menyambut baik kehadiran GNPK RI Depok, karena pengawasan yang dilakukan oleh GNPK RI adalah merupakan kontribusi organisasi terhadap pemerintahan. “Dalam hal ini kami tidak akan mengganggu jalannya roda pemerintahan, tapi kami adalah sebagai penyeimbang,” ujarnya. Oleh karena itu Inspektorat Kota Depok seharusnya merespon positif saran dan pendapat dari GNPK RI.

Agar diingat, kata Abah Nana, sampai kapanpun GNPK RI akan terus lakukan pengawasan masyarakat secara ketat terhadap pengelolaan keuangan negara, dalam hal ini Pemerintah Kota Depok.

Baca Juga :  KH Maruf Amin: Puasa Ramadan Harus Hasilkan Ketakwaan

“Dan bila mana nanti menemukan penyimpangan keuangan negara sampai pada perbuatan melawan hukum, siapapun itu yang terlibat nantinya akan Lapdukan kepada penegak hukum,” pungkasnya.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Hadapi Bangladesh, Timnas Garuda Tak Diperkuat Egy MV

Sel Mei 31 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS/BANDUNG– Timnas Garuda dipastikan tidak akan diperkuat Egy Maulana Vikri saat melawan Bangladesh, pada laga bertajuk FIFA Matchday yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. Menurut sang juru taktik asal Korea Selatan Shin Tae-yong, Egy MV sementara harus menepi karena masih didera […]