Search
Close this search box.

Ketua KNPI Kab. Bandung Ajak Pemuda Lawan Narkoba

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi./visi.news/firli

Bagikan :

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi menyampaikan dukungannya membentuk perlawanan terhadap penggunaan narkotika dalam acara “Penyuluhan Pencegahan Penggunaan Narkoba Bagi Generasi Muda Tahun 2023” yang dilaksanakan pada Rabu, (13/9/2023) di Café Teras Sentani, Kabupaten Bandung.

Acara ini sendiri diselenggarakan atas kerja sama Dispora Kabupaten Bandung dengan DPD KNPI Kabupaten Bandung dan turut dihadiri oleh beberapa perwakilan organisasi kepemudaan Kabupaten Bandung seperti Badan Eksekutif Pesantren, Pemuda Pelopor, Pramuka, Kewirausahaan, Paduan Suara, Pemuda Kader, Marching Band, dan KNPI tentunya.

Sebagai bentuk dukungannya, Rifki ingin memandu sebuah program yang melibatkan kepemudaan. Dirinya juga mengajak setiap organisasi kepemudaan yang hadir dalam acara tersebut untuk berkolaborasi membuat program yang dapat melawan penyalahgunaan narkoba.

“Pada kesempatan saat ini luar biasa dengan basic gerakan yang berbeda-beda, saya Ketua KNPI Kab. Bandung tentunya butuh masukan dari teman-teman. Tadi berbicara soal keagamaan sudah selesai oleh MUI, berbicara soal hukum tentang bagaimana narkoba itu sudah selesai oleh Kapolres, berbicara bagaimana jenis, bentuk, dampak, dan sebagainya sudah selesai dengan BNN. Sehingga akhirnya KNPI bagian perangna we,” ungkap Rifki.

“Nya hayu atuh urang lawan. Nah bentuk perlawanan yang harus KNPI lakukan dan supaya tadi spesifik dan terus juga terlihat manfaatnya, yang jelas di sini saya akan memandu teman-teman, hayu atuh kita bikin program yang khususnya harus dihadirkan dengan kepemudaan,” ajak Rifki.

Dirinya juga meminta masukan dari teman-teman organisasi untuk siap memerangi narkoba dengan disiplin organisasinya masing-masing dan KNPI Kabupaten Bandung sendiri telah siap untuk memfasilitasi program tersebut.

“Pada akhirnya saya meminta masukan kepada teman-teman bahwa DPD KNPI dengan segala potensi dan kekuatannya, termasuk saya ingin melibatkan teman-teman di organisasinya masing-masing, berdasarkan disiplin organisasinya masing-masing, apa yang harus kita lakukan untuk memerangi narkoba ini sehingga kami KNPI Kab. Bandung siap memfasilitasi kegiatan itu, program itu, dan usulan itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Empat Bulan Tutup, Karyawan Bandung Zoo Galang Donasi Demi Pakan Satwa

Sementara itu perwakilan dari Organisasi Pemuda Pelopor menyampaikan usulannya pada acara tersebut terkait permintaan dari Ketua DPD KNPI. Diawali dengan masukan dari Intan yang berpendapat jika organisasi sekolah ingin membuat hiposis maka organisasi pemuda dapat menyediakan wadah advokasinya sebagai pusat rehabilitasi siswa.

“Tadi kan udah dijelasin yah kalau sekolah mau bikin kerja sama Disdik dan BNN buat ke SMA sosialisasi gitu kan. Nah gimana kalau kita bikin wadah forum sebagai advokasinya. Jadi menindaklanjuti dari apa yang sudah mereka ketahui,” ungkap Intan.

Selanjutnya disusul dengan Risti yang menyampaikan jika teman-teman yang terlibat dengan narkoba jangan sampai dianggap aib dan harus dirangkul.

“Tadi penyebutan apakah mereka itu teman-teman yang terlibat dengan narkoba itu dianggap musuh? Nah, jangan. Lebih baik kalimatnya itu menyebutnya “teman tumbuh”. Jadi, kebanyakan mereka takut dikucilkan karena penyebabnya itu adalah aib, itu kan jadi mindset,” jelas Risti.

Sebagai penutupnya adalah pernyataan dari Fitri yang mengungkapkan jika mereka dapat membentuk sebuah rumah singgah sebagai media bagi siswa yang terjerat oleh narkoba.

“Kalau rehabilitasi kan biasanya tugas BNN. Gimana kalau kita sediain satu rumah singgah, terus mereka juga ada harapan untuk masa depan mereka, ada yang pengen belajar wirausaha nantinya, terus nantinya juga milih siapa yang mau fokus berkarir atau sekolah. Jadi, tetep harus ada medianya,” jelas Fitri.

@Firli Salama Fadhilah

Baca Berita Menarik Lainnya :