VISI.NEWS – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah secara serentak sudah dimulai. Hal itu sesuai dengan kesiapan KPU Kab Bandung yang telah mengklaim bahwa Pilkada di Kabupaten Bandung sudah 100%.
Warga yang menggunakan hak pilih dalam Pilkada itu adalah yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Selain itu mereka juga harus membawa surat undangan berupa formulir model C.Pemberitahuan KWK, yang ditandatangani Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Hal itu diungkapkan Andri NR, Ketua KPPS 33 Komplek Soreang Indah desa Cingcin Kecamatan Soreang.
“Ya saya melaksanakan tugas sebagai ketua KPPS ini sesuai dengan yang ditetapkan KPU yakni melaksanakan pemilihan dengan protokol kesehatan. Mulai dari pintu masuk kita tes suhu tubuh pemilih, lalu menggunakan sarung tangan plastik, menggunakan masker dan hand sanitizer. Kita berjalan dengan lancar tanpa hambatan,” terang Andri, disela pelaksanaan pemilihan, Rabu (9/12).
Dia menyatakan para petugas juga diambil sumpahnya sesuai dengan petunjuk KPU pula. Selain itu para petugas lainnya yang harus ada di lokasi menyaksikan jalannya pengambilan sumpah adalah petugas keamanan TPS dan para saksi dari seluruh pasangan calon.
“Kita ambil sumpahnya karena ini juga sesuai arahan dari KPU dan petunjuknya memang demikian. Maksudnya agar kami selaku penyelenggara melaksanakan tugas dengan baik dan benar, adil dan jujur,” tambahnya.
Erry, saksi dari paslon no urut 2 memebenarkan jika pelaksanaan pengambilan sumpah KPPS telah sesuai prosedur. Karenanya dia tak.mempersalahkan yang dilakukan ketua KPPS 33 itu.
“Saya menyaksikannya sebelum.pelaksanaan pemilihan. Selain sumpah jabatan juga seluruh logistik diperlihatkan kepada kami selalku saksi. Mulai dari jumlah surat suara ya g akan digunakan hingga kelengapan lainnya yakni pelaksanaan pemilihan yang sesuai prokes,” aku Erry.
Sebelumnya Bupati Bandung, H. Dadang Mohamad Naser, mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Bandung.
Hal itu diungkapkan kang DN sapaan akrab bupati Bandung.
“Pada hari Rabu, 9 Desember 2020, jangan lupa untuk berbondong-bondong menggunakan hak pilihnya di TPS (Tempat Pemungutan Suara) masing-masing. Dalam situasi pandemi covid-19, kita tidak perlu khawatir selama kita disiplin menjalankan protokol kesehatan. Di antaranya memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” katanya Senin (7/12).
Dia mengimbau kepada jajaran petugas di TPS, untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pemilih, baik sebelum maupun sesudah melakukan pencoblosan.
“Kepada KPPS (Kelompok Penyelenggara Pamungutan Suara), pastikan pemilih mendapatkan edukasi sebelum dan sesudah pencoblosan, agar kita semua terhindar dari munculnya klaster baru penyebaran covid-19. Logistik masker gratis harus disiapkan, bagi para pemilih yang tidak membawa masker,”tambahnya.
DN berharap, seluruh pihak terkait dapat ikut serta menyukseskan penyelenggaraan pilkada tahun ini. Masyarakat diimbau untuk memilih calon pemimpin, sesuai dengan hati nurani.
“Saya minta masyarakat hakmpilih meng Ikuti hati nurani masing-masing. Itulah yang paling tepat dalam menentukan pemimpin untuk lima tahun ke depan. Kami berharap, masyarakat tidak ada yang golput, karena satu suara sangat menentukan. Selamat melaksanakan pesta demokrasi Pilkada 2020. Hatur nuhun,” pungkasnya. @pih