KHOTBAH JUMAT: Keluarga Sakinah dan Kesalehan Sosial

Editor :
Ilustrasi jemaah salat jumat./via tribunjateng.com/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Salah satu perintah Allah SWT yang harus kita galang, kita bina, dan kita jalankan adalah kehidupan rumah tangga yang sakinah (tenteram) dan penuh mawaddah serta rahmah (rasa kasih dan sayang).

Kata-kata ini dikeluarkan oleh orang muslim yang akan melangsungkan pernikahan.

Selain itu merupakan doa agar pernikahan yang membuahkan sakinah, didambakan dari hasil pernikahan ini lahirnya anak sebagai keturunannya.

Oleh karena itu, anak dalam kehidupan rumah tangga atau keluarga merupakan dambaan.

Selain menjadi dambaan, anak juga menjadi harapan bagi suatu keluarga, dan sebenarnya harapan itu bukan hanya keluarganya, melainkan juga bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Bilamana anak merupakan harapan maka ia harus dipersiapkan sejak dini, bukan saja setelah ia lahir, tetapi ketika masih dalam kandungan sang ibu.

Ia pun (anak) sudah dapat diberi sentuhan-sentuhan pedagogis. Artinya supaya anak menjadi harapan, yang paling penting dalam kaitannya menjadi generasi harapan adalah, anak harus dididik dan dibentuk menjadi anak salih dan salihah, mempunyai kesalihan diri hingga kesalihan sosial.

Karena kesalihannya inilah yang membuat seseorang dalam kehidupan akhirat bisa terhindar dari azab neraka.

Oleh karena itu setiap orangtua punya tanggung jawab mendidik anaknya agar selamat fi al daaraini, sebagaimana firman Allah yang berbunyi,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At Tahrim ayat 6).

Baca Juga :  Kanit Pol PP Cicalengka, "Ulah Hilap Nganggo Masker nya!"

Keluarga sakinah bagaimana yang dapat membentuk anak harapan keluarga, bangsa, dan agama?

Keluarga sakinah adalah:

1) Penghuninya atau anggotanya senantiasa cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatinya.

2) Anggota keluarga itu benci pada kekafiran, keingkaran, kefasikan dan kedurhakaan. Allah berfirman,

وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ فِيْكُمْ رَسُوْلَ اللّٰهِ ۗ لَوْ يُطِيْعُكُمْ فِيْ كَثِيْرٍ مِّنَ الْاَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ حَبَّبَ اِلَيْكُمُ الْاِيْمَانَ وَزَيَّنَهٗ فِيْ قُلُوْبِكُمْ وَكَرَّهَ اِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوْقَ وَالْعِصْيَانَ ۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الرَّاشِدُوْنَۙ

“Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan lurus.” (QS Al Hujurat ayat 7).

3) Hatinya tenang dan keimanannya senantiasa bertambah karena yakin bahwa
Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.

4) Mau bersyukur atas segala kenikmatan dan karunia yang diberikan oleh Allah, dan sebaliknya tidak kufur nikmat.Allah SWT berfirman,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُلُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقْنٰكُمْ وَاشْكُرُوْا لِلّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS Al Baqarah ayat 172).

5) Anggota keluarganya taat beribadah kepada Allah dan segera mohon magfirah kepada Allah jika melakukan kesalahan.

Firman Allah SWT dalam Surat Al Hud ayat 2 dan 3.

اَلَّا تَعۡبُدُوۡۤا اِلَّا اللّٰهَ‌ ؕ اِنَّنِىۡ لَـكُمۡ مِّنۡهُ نَذِيۡرٌ وَّبَشِيۡرٌ

“Agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya.”

Baca Juga :  Mulai Jalan Rusak hingga Bank Emok Aspirasi Warga pada Reses Yayat Sudayat di Desa Sukamulya Rancaekek

وَّاَنِ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوْبُوْٓا اِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَّتَاعًا حَسَنًا اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى وَّيُؤْتِ كُلَّ ذِيْ فَضْلٍ فَضْلَهٗ ۗوَاِنْ تَوَلَّوْا فَاِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيْرٍ

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. Jika kamu mengerjakan yang demikian, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.”

6) Pemimpin keluarga atau rumah tangga mau menanamkan apa yang dikatakan Musthofa Al Ghalayain, yang maksudnya,

“Menanamkan akhlak utama dalam diri anak-anak (generasi muda) dan menyirami dengan petunjuk dan nasehat sehingga menjadi kebiasaan diri, kemudian kebiasaan itu membuahkan keutamaan, kebaikan, cinta amal yang berguna bagi negara.”

Sekiranya orangtua ingin memiliki anak yang salih seperti yang digambarkan oleh Musthofa Al Ghalayain ini, maka yang salih dan memiliki kesalihan sosial adalah orang tuanya terlebih dahulu.

Karena untuk memperoleh hal ini, orangtua harus memberikan contoh-contoh kepada anak-anaknya setiap hari.

Oleh karena itu, setiap orang harus terus menerus membina kesalihan dirinya agar bisa memberikan keteladanan pada anak-anaknya.

Demikianlah gambaran atau potret keluarga sakinah dalam sistem keberagamaan umat Islam dari pendekatan qurani. @fen/sumber: tribunjateng.com

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Festival Jaipongan Virtual Kota Cimahi Menuju Internasional Jaipongan Festival

Jum Mar 12 , 2021
Silahkan bagikanmoreVISI.NEWS – Komunitas tari se Kota Cimahi kerjasama dengan Komite Tari Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) gelar Festival Jaipongan Virtual Kota Cimahi. Kegiatan yang digelar di kanal youtube Dewan Kebudayaan Kota Cimahi ini dilaksanakan tanggal 11-25 Meret 2021. Dewi Renganis, ketua Komite Tari DKKC mengatakan kegiatan ini melibatkan 14 […]