Search
Close this search box.

KHUTBAH JUMAT | Raih Kemuliaan Ramadhan

Ilustrasi./visi.news/piqsels.

Bagikan :

Khutbah Pertama

اَلحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ. القَائِلِ فِي كِتَابِهِ الكَرِيْمِ:

وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ، يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ، إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ (الشعراء: ٨٧-٨٩).

وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ.

أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ المُصَلُّونَ، اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah, 

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Namun, keberhasilan dalam menjalankan ibadah Ramadhan bergantung pada kondisi hati kita. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk membersihkan hatinya agar ibadah di bulan Ramadhan menjadi lebih bermakna dan diterima oleh Allah SWT.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam Shahih al-Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Siapa saja yang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. al-Bukhari, Juz 3, Halaman 26)

Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam kitab Fathul Bari menjelaskan bahwa:

1. Iman (Keimanan) adalah keyakinan penuh bahwa puasa merupakan kewajiban dari Allah.

2. Ihtisab (Mengharap pahala) adalah melakukan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan, tanpa merasa berat atau terbebani.

Namun, untuk mencapai iman dan ihtisab yang sempurna, hati kita harus bersih dari penyakit-penyakit batin seperti riya’, sombong, dengki, dan cinta dunia yang berlebihan.

Allah SWT berfirman dalam surah Asy-Syu’ara ayat 87-89:

Baca Juga :  REFLEKSI | Karma Sepiring Nasi

وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ، يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ، إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

“Janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. Pada hari ketika tidak berguna lagi harta dan anak-anak, kecuali orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”

Hati yang bersih akan melahirkan amal ibadah yang baik, penuh keikhlasan, dan jauh dari niat yang tercampur dengan duniawi. Sebaliknya, hati yang kotor akan menjadikan ibadah Ramadhan sekadar rutinitas tanpa makna, tanpa kekhusyukan, dan tanpa dampak spiritual yang mendalam.

Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Mafatihul Ghaib mengatakan:

أَنَّ الْقَلْبَ مُؤَثِّرٌ وَاللِّسَانَ وَالْجَوَارِحَ تَبَعٌ فَلَوْ كَانَ الْقَلْبُ سَلِيمًا لَكَانَا سَلِيمَيْنِ لَا مَحَالَةَ

“Sesungguhnya hati adalah sesuatu yang mempengaruhi, sedangkan lisan dan anggota badan hanya mengikuti pengaruh hati. Jika hati bersih, maka lisan dan anggota badan juga akan bersih.”

Hadirin sidang Jumat yang dirahmati Allah, 

Mari kita manfaatkan Ramadhan sebagai momentum untuk membersihkan hati. Dengan hati yang bersih, kita akan lebih mudah mencapai tujuan ibadah Ramadhan, yaitu ketakwaan kepada Allah SWT.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ بْنِ عَبْدِ اللهِ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ.

أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، اتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَواْ وَّٱلَّذِينَ هُم مُحْسِنُونَ.

Hadirin yang dimuliakan Allah, 

Mari kita terus berupaya memperbaiki diri, memperbanyak istighfar, dan memperkuat ibadah kita di bulan Ramadhan. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk menjalani ibadah dengan hati yang bersih dan ikhlas.

Baca Juga :  Derasnya Hujan Picu Longsor Besar di Arjasari, Tiga Warga Belum Ditemukan

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ahzab ayat 56:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuknya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.”

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ بَلْدَتَنَا إِنْدُوْنِيْسِيَّا بَلْدَةً طَيِّبَةً وَمُبَارَكَةً وَمُزْدَهِرَةً.

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ…

فَاذْكُرُوا اللهَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :