KIPRAH: Lima Bintang Sepak Bola Muslim Jadi Mesin Gol (2)

Editor :
Cristian Gonzales, salah seorang pesepak bola muslim yang menjadi mesin gol./minanews.net/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS –

3. Omar Al Somah

Omar Jehad al-Somah adalah pesepak bola profesional Suriah yang bermain untuk klub Liga Profesional Saudi Al Ahli dan tim nasional Suriah. Lahir pada 28 Maret 1989 di Kegubernuran Dayr az-Zawr, Suriah.

Sejak bergabung dengan Al Ahli di Arab Saudi, Omar Al Somah menunjukan statistik luar biasa dalam mencetak gol. Dari 177 pertandingan ia sukses mencetak 160 gol, rasionya hampir menyentuh angka satu gol per pertandingan.

Ia menjadi top skor di Liga Arab Saudi pada tahun 2015,2016 dan 2017. Pada musim 2016 ia berperan besar dalam membantu Al Ahli meraih gelar liga pertama mereka dalam 32 tahun terakhir.

Pemain bernama lengkap Omar Jihad Al Somah tersebut mencetak dua gol ke gawang Australia selama bertanding di Play-off Piala Dunia 2018. Ia mengawali karier sebagai pesepak bola bersama klub Suriah, Al Futowa pada tahun 2001.

Kemudian ia pindah dari Al Futowa untuk berlabuh ke Al Qadsia tahun 2011. Pada tahun 2012, Al Soma mendapatkan kesempatan untuk menjalani trial bersama klub Inggris, Nottingham Forest.

4. Cristian Gonzales

Cristian Gérard Alfaro Gonzáles, pria kelahiran Montevideo, Uruguay, 30 Agustus 1976 adalah pemain sepak bola profesional Uruguay – Indonesia yang bermain sebagai striker untuk PSIM Yogyakarta. Dia telah menjadi pencetak gol terbanyak Liga Indonesia 4 kali dan telah mencetak 249 gol di Liga Indonesia.

Penyerang asal Uruguay yang sudah naturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia ini sudah 17 tahun berkarir di Liga Indonesia. Ia kompeten dalam mencetak gol dan meraih gelar top skor liga dalam tiga musim beruntun dari 2005-2008.

Dalam tiga musim bersama Persik Kediri, El Loco sapaannya sukses mencetak 100 gol lebih.Bahkan jika melihat catatan golnya dalam 17 musim di Indonesia sudah mencapai 249 gol bersama delapan klub yang pernah ia bela.

Baca Juga :  Anak Asuhnya Dipermalukan MU, Pep Guardiola Mengaku Kecewa Berat

Gonzáles masuk dalam skuat Piala Suzuki AFF 2010. Namanya tercantum di deretan pemain yang didaftarkan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl.

Pada tanggal 21 November 2010 Cristian Gonzales memulai debut di timnas sepak bola Indonesia melawan Timorleste dan langsung mencetak dua gol didebut pertamanya. Selanjutnya, ia masuk sebagai anggota inti Timnas Indonesia pada kejuaraan Piala Suzuki AFF 2010.

Setelah menikah, ia memiliki paspor Indonesia, istrinya adalah wanita Indonesia bernama Eva Nurida Siregar. Dari pernikahannya, ia memperoleh dua orang anak (Fernando dan Florencia).

Ia juga telah mempunyai dua anak hasil pernikahan sebelumnya (Amanda dan Michael). Cristian Gonzáles memeluk agama Islam pada tahun 2003 karena dorongan dari istri dan lingkungan di Indonesia serta mengganti nama Mustafa Habibi.

5. Ali Daei

Ali Daei kelahiran 21 Maret 1969, adalah penyerang sepak bola Iran yang bertinggi badan 189 cm dan bermain di klub Saba Battery Tehran serta pemain tim nasional Iran.

Tidak ada penyerang Asia yang namanya lebih identik dengan produktivitas daripada Ali Daei. Bahkan di seluruh dunia, tidak ada yang lebih baik ketimbang Daei untuk urusan mencetak gol dengan seragam tim nasional.

Hanya ada satu orang yang berhasil mencetak lebih dari seratus gol untuk tim nasional, dan dia itu adalah Ali Daei. Bahkan Pele dan Ferenc Puskas pun tidak seproduktif Daei, apalagi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Daei, yang kini sudah pensiun, telah mencetak 109 gol dalam 149 pertandingan bersama tim nasional Iran. Yang terdekat dengannya adalah Puskas, pencetak 84 gol dalam 89 pertandingan bersama tim nasional Hungaria.

Di antara ratusan gol yang ia persembahkan untuk negaranya, gol-gol ke gawang Australia barangkali adalah yang paling bermakna. Dengannya, Daei membawa Iran lolos ke Piala Dunia 1998, keberhasilan pertama setelah 20 tahun Iran gagal melaju ke Piala Dunia. (bersambung)/@fen/sumber: minanews.net

Baca Juga :  HIDAYAH: Alquran Jawab Semua Masalah Hidup, Jaime Brown Jadi Mualaf

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

USWAH: Kisah Kiai Desa yang Sangat Dihormati Anggota PKI

Rab Sep 30 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pergolakan politik memanas usai 1955. Politik identitas begitu kental, terlebih di Cilacap, PKI memenangkan Pemilu pertama 1955. Usai itu, Cilacap dipimpin oleh bupati dari kubu pemenang pemilu. Merasa di atas angin, anggota PKI dan underbouw-nya mulai semena-mena. Anggota PKI semakin jemawa. Pertentangan antara kubu politik semakin kentara pada 1960-an. […]