Kisah Viral Sopyah, Berpakaian Laki-Laki Demi Bertahan Hidup Bersama Adik

Editor Kisah Viral Sopyah./visi.news./tangkap layar./@bandung.banget
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | INDRAMAYU – Kisah inspiratif datang dari Sopyah Supriatin (22), seorang wanita tangguh yang rela mengubah penampilannya menjadi seperti pria demi mendapatkan pekerjaan sebagai kuli bangunan. Dengan pakaian kerja kasar dan potongan rambut pendek, Sopyah berusaha keras agar bisa diterima di dunia kerja yang didominasi oleh pria, semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama adik laki-lakinya, Samsul Ramadan (15).

Kehidupan mereka yang penuh perjuangan mendapat perhatian khusus setelah kisah Sopyah menjadi viral di media sosial. Tak disangka, kediaman mereka di Indramayu kedatangan tamu istimewa, Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar. Kapolres yang tergerak hatinya dengan cerita Sopyah, sengaja berkunjung untuk bertemu dan memberikan dukungan moral.

Pertemuan itu menjadi lebih hangat dengan kehadiran Juwita, adik perempuan mereka yang kebetulan sedang pulang ke rumah. Kapolres Indramayu tidak hanya datang membawa semangat, tetapi juga sebuah kejutan yang manis. Sebuah gerobak es teh manis diserahkan kepada Sopyah sebagai hadiah, agar ia dapat memulai usaha berjualan dan memiliki penghasilan tetap tanpa harus bekerja sebagai kuli bangunan.

Kisah Sopyah dan keluarganya menggugah banyak pihak dan menjadi bukti bahwa semangat untuk bertahan hidup dapat membuahkan hasil positif dengan dukungan dari komunitas sekitar. Semoga gerobak es teh manis ini menjadi awal dari perubahan hidup mereka ke arah yang lebih baik.
@maulana

Baca Juga :  ULAP Bermitra dengan Zoom untuk Menyediakan Solusi Kolaborasi Berteknologi Cerdas di Asia Pasifik

Shinta Dewi P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tim Pengawas Haji DPR RI Desak Kemenag Perketat Mitigasi Kesehatan Jemaah di Armuzna

Sab Jun 15 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | MAKKAH – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mendesak Kementerian Agama (Kemenag) untuk memperketat mitigasi kesehatan jemaah haji Indonesia menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan para jemaah dalam kondisi kesehatan yang optimal saat melaksanakan ibadah haji. Anggota Timwas […]