Kisruh di BPD Cimekar Cileunyi, Ombudsman Akhirnya “Turun Gunung”

Editor Solihul Wildan, Assisten Pratama II Ombudsman Jabar saat diwawancara media terkait kisruh BPD Cimekar, Selasa (21/7)./visi.news/yayan sofyan.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kisruh di tubuh Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) Cimekar, Kec. Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akhirnya Ombudsman perwakilan Jabar “turun gunung” ke Cileunyi, Selasa (21/7).

Lembaga negara di Indonesia yang mempunyai kewenangan mengawasi pelayanan publik ini, turun gunung dengan melakukan klarifikasi ke sejumlah pihak terkait di Aula Kantor Kec. Cileunyi.

Mereka yang diundang dan dimintai klarifikasi, yakni Camat Cileunyi, Solihin, Kades Cimekar, Iwan Gunawan, dua perkawilan pengurus BPD Cimekar dan 2 perwakilan forum RW Desa Cimekar. Klarifikasi ini cukup alot dan memakan waktu 5 jam lebih.

Kisruh di tubuh BPD Cimekar yang berlarut hingga berujung ke Ombudsman ini terkait dengan pemberhentian Rukmana dari anggota BPD Cimekar dan munculnya nama Ahmad Rosyad di pengurusan BPD Cimekar Pengganti Antar Waktu (PAW). Kisruhnya BPD hingga Ombudsman turun tangan setelah Ahmad Rosyad melaporkannya.


Saat Ombudsman meminta klarifikasi dari sejumlah pihak terkait soal kisruh BPD Cimekar di Aula Kantor Kec. Cileunyi, Selasa (21/7)./visi.news/yayan sofyan.

Usai pertemuan untuk klarifikasi tersebut, baik Camat Cileunyi, Solihin, Kades Cimekar, Iwan, maupun Rukmana, pengurus BPD yang diberhentikan, dan Ketua BPD Cimekar, H. Komarudin Salim tak bangak berkomentar. Mereka senada persoalannya diserahkan ke pihak Ombudsman.

“Semuanya saya serahkan ke Ombudsman. Saya di sini diundang untuk memberikan klarifikasi dan telah dilakukan. Ombudsmanlah yang menampung dan menilai temuan serta klarifikasi dari sejumlah pihak terkait,” kata Solihin.

Hal senada dilontarkan Kades Cimekar, Iwan, Rukmana pengurus BPD yang diberhentikan dan Ketua BPD Cimekar H. Komarudin Salim.

“Ya kita serahkan ke Ombudsman saja semuanya, baik dari data laporan, temuan, dan hasil klarifikasi dari sejumlah pihak,” kata Iwan, H. Komarudin dan Rukmana.

Baca Juga :  TIPS: Cara Antisipasi Mobil agar Tidak Gagal Nanjak (1)

Hanya sedikit catatan, dalam forum klarifikasi oleh Ombudsman yang dikunjungi sejumlah tokoh masyarakat dan media tersebut, selain tertutup bagi wartawan, juga orang yang tidak diundang ikut angkat bicara dalam forum tersebut. Termasuk yang dipertanyakan oleh sejumlah tokoh masyarakat dan media, mengapa forum klarifikasi tersebut tidak dilakukan di tempat netral dan mengapa ini tertutup bagi wartawan?.

Baru tahap awal

Sementara itu Solihul Hildan, dari pihak Ombudsman Jabar yang turun gunung melakukan klarifikasi ke sejumlah pihak terkait di Aula Kantor Kec. Cileunyi tersebut, usai menggelar forum klarifikasi tersebut mengatakan, ini baru tahap awal dengan melakukan klarifikasi ke sejumlah pihak terkait.

“Kita belum bisa menyimpulkan hasil klarifikasi dan tidak serta merta ada hasilnya soal kisruh di tubuh BPD Cimekar apakah ada mall adminitrasi apa tidak? Ini baru tahap awal klarifikasi dari sejumlah pihak terkait, di antaranya camat, kades, forum RW dan pengurus BPD serta ada regulasinya.

“Proses selanjutnya kita akan melakukan pemeriksaan lanjutan,” kata Solihul Assisten Pratama II Ombudsman Jabar ini kepada media.@yan

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Rem Blong, Mobil Bak Hitam Terjun ke Kolam

Sel Jul 21 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Satu unit kendaraan bak terbuka warna hitam nomor polisi D 8728 VQ, dikemudikan Eep Saepuloh mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Rajapolah, tepatnya di Kampung Dawagung, Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (21/7). Mobil tersebut terjun ke dasar kolam, sedangkan sopirnya mengalami luka dan […]