Klasemen Medali Olimpiade Minggu 1 Agustus: Indonesia ke-57

Editor :
Indonesia berpeluang meraih medali emas lewat Greysia Polii/Apriyani Rahayu./ap/markus schreiber/via cnn indonesia/it.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Klasemen medali Olimpiade Tokyo 2020 tak banyak mengalami perubahan pada Minggu 1 Agustus 2021. China masih berada di puncak sementara Indonesia turun ke posisi 57.

Sehari sebelumnya, Indonesia berada di urutan 53 namun harus puas turun tiga peringkat di bawah. Koleksi medali tim Merah Putih belum berubah dengan rincian 1 perak dan 2 perunggu.

Sejauh ini seluruh medali milik Indonesia datang dari cabang angkat besi. Eko Yuli Irawan menyumbang perak, sementara Windy Cantika Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah masing-masing mengemas perunggu.

Meski demikian, Indonesia berada di urutan ketiga di zona ASEAN. Filipina dan Thailand yang masing-masing mengoleksi satu emas berhak menempati peringkat ke-47.

Tim Merah Putih bisa melesat melewati Filipina dan Thailand jika sukses mendulang medali emas pada Senin (2/8) lewat cabang badminton atas nama Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Greysia/Apriyani akan menghadapi Chen Qingchen/Jia Yifan dalam perebutan medali emas pada final ganda putri Olimpiade Tokyo 2020. Pertandingan tersebut akan dihelat di Musashino Sport Forest Plaza, Senin (2/8) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Cabang bulu tangkis juga masih menyisakan satu potensi meraih medali perunggu lewat Anthony Sinisuka Ginting. Selain itu, Nurul Akmal juga berpeluang memperoleh medali di kelas +87 kilogram angkat besi.

Perolehan satu medali emas tambahan bakal membuat Indonesia melewati Filipina dan Thailand di papan klasemen medali Olimpiade Tokyo 2020.

Secara keseluruhan, puncak klasemen medali masih dikuasai China yang mengemas 24 emas, 14 perak, dan 13 perunggu. Sementara posisi kedua dan ketiga masing-masing dihuni Amerika Serikat dan Jepang.

Klasemen Medali Olimpiade Minggu 1 Agustus

1. China (24 emas, 14 perak, 13 perunggu
2. Amerika Serikat (20 emas, 23 perak, 16 perunggu)
3. Jepang (17 emas, 5 perak, 9 perunggu)
4. Australia (14 emas, 3 perak, 14 perunggu)
5. Rusia (12 emas, 19 perak, 13 perunggu)
6. Britania Raya (10 emas, 10 perak, 12 perunggu)
7. Prancis (5 emas, 10 perak, 6 perunggu)
8. Korea Selatan (5 emas, 4 perak, 8 perunggu)
9. Italia (4 emas, 8 perak, 15 perunggu)
10. Belanda (4 emas, 7 perak, 6 perunggu)
57. Indonesia (1 perak, 2 perunggu)

Baca Juga :  Alif yang Berprestasi International Cari Dana dari Kompetisi untuk Biayai Umrah Orang Tua

@fen/cnn indonesia

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kajari Ungkap Alasan Pinangki Belum Ditahan di Lapas

Sen Agu 2 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mengungkap alasan belum mengeksekusi terpidana penerima uang suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari ke lapas. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Pusat Riono Budi Santoso menyebut saat ini pihaknya masih menyelesaikan urusan teknis dan administratif. Setelah administrasi diselesaikan, […]