VISI.NEWS | BANDUNG – Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto kembali menunjukkan dinamika yang menarik dengan pergerakan beberapa koin lama yang kini kembali berganti warna merah. Sebagian besar koin yang sebelumnya sempat populer mulai menunjukkan penurunan signifikan dalam volume transaksi dan harga, meskipun beberapa masih mempertahankan volume perdagangan yang cukup tinggi. Platform DEXSCREENER mencatatkan beberapa koin yang mengalami fluktuasi harga, seperti PayAI Network (PAYAI), Chillhouse (CHILLHOUSE), Build (BUILD), dan lainnya yang menunjukkan tanda-tanda perubahan drastis dalam kinerja.
Salah satu koin yang menarik perhatian adalah PayAI Network (PAYAI), yang dalam periode terakhir mengalami penurunan harga sebesar 0,73%, meski volume perdagangan tetap mencatatkan angka yang cukup signifikan, mencapai lebih dari $13 juta. Koin ini tampaknya masih memiliki basis pengguna yang loyal, meskipun menghadapi tantangan dalam mempertahankan kenaikan harga di tengah fluktuasi pasar.
Selanjutnya, Chillhouse (CHILLHOUSE) yang sempat populer beberapa waktu lalu, kini menunjukkan penurunan lebih dari 13%. Meskipun begitu, masih ada indikasi bahwa koin ini menarik perhatian trader di platform Solana, yang terus berjuang mempertahankan posisi di antara koin dengan volume perdagangan yang cukup baik. Bahkan, dalam beberapa jam terakhir, koin ini sempat mengalami sedikit pemulihan meskipun tren jangka panjangnya menunjukkan penurunan.
Pada sisi lain, Build (BUILD) juga menunjukkan penurunan harga hampir 2,5% dalam 24 jam terakhir, walaupun volume transaksi tetap stabil di kisaran $1 juta. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun koin-koin lama ini mulai “menghilang” dari perhatian utama, mereka masih memiliki pengikut setia yang cukup aktif untuk menjaga volume perdagangan mereka.
Namun, ada juga beberapa koin yang justru mengalami tren positif meskipun berada di kategori koin lama. Salah satunya adalah Vibe (VIBE) yang tercatat naik lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir. Ini menunjukkan bahwa tidak semua koin yang ada di daftar ini berakhir dengan penurunan, ada beberapa yang mampu bertahan meski berada di bawah radar utama.
Koin Neo 1x Companion (NEO) yang diperdagangkan melalui SolanaPumpSwap juga mengalami peningkatan volume yang signifikan meski harga per koinnya relatif murah. Bahkan dalam beberapa transaksi terakhir, harga koin ini mampu naik hingga lebih dari 4%, menarik perhatian para trader yang mencoba meraih keuntungan jangka pendek.
Tentu saja, pasar koin lama ini tetap penuh dengan kejutan. Misalnya, Bunnie (BUNNIE) yang mengalami kenaikan lebih dari 56% dalam satu hari meskipun berada dalam kategori koin dengan kapitalisasi pasar rendah. Ini menunjukkan bahwa meskipun tren pasar mungkin menunjukkan warna merah untuk banyak koin lama, ada beberapa yang mampu membuat lonjakan harga meskipun berasal dari pasar yang sudah matang.
Di sisi lain, Dark Elipse (DARK) dan Crepe (CREPE) menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Dengan harga yang semakin merosot, koin-koin ini kini masuk dalam kategori “high-risk” yang hanya diminati oleh trader yang memiliki toleransi risiko tinggi. Perubahan harga yang ekstrem ini seringkali menjadi alasan mengapa beberapa koin lama akhirnya terpinggirkan.
Tren Pasar di DEXSCREENER menggambarkan bagaimana koin-koin lama sering kali bertahan dengan ketegaran, meskipun pergerakan harga mereka cenderung lebih lambat dibandingkan dengan koin-koin baru yang lebih sensasional. Namun, bagi sebagian trader, potensi keuntungan dari koin lama yang terabaikan ini tetap menarik, meskipun risikonya lebih besar.
Secara keseluruhan, pasar kripto tetap dalam fase yang penuh ketidakpastian. Meskipun beberapa koin lama menghadapi penurunan harga, mereka tetap menjadi bagian penting dari ekosistem kripto. DEXSCREENER menjadi tempat bagi trader untuk melacak pergerakan ini secara real-time dan menentukan strategi terbaik dalam menghadapi pasar yang sangat volatile ini.
@uli












