VISI.NEWS | BANDUNG – PT Papyrus Sakti, bekerjasama dengan Serikat Pekerja PUK SPSI Papyrus Sakti & Yayasan Redti Kita, kembali menggelar kegiatan sosial kemanusiaan berupa donor darah yang diadakan di lingkungan perusahaan tersebut. Kegiatan ini merupakan yang keempat kalinya dan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung upaya kemanusiaan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah untuk pasien yang membutuhkan.
Acara yang digelar pada Senin (14/10/2025) ini penuh antusiasme ini, dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus Serikat Pekerja dan manajemen PT Papyrus Sakti. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ir. H. Bunyamin, Manager P&GA PT Papyrus Sakti, yang memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Tak ketinggalan, Ketua PUK KEP SPSI Papyrus Sakti, Tabah Subhekti, serta Ketua Yayasan Redti Kita, Hendi Resmawan, juga turut berperan aktif dalam menyukseskan acara ini.
Kerjasama antara Serikat Pekerja PUK KEP SPSI Papyrus Sakti & Redti Kita Kabupaten Bandung merupakan bentuk kolaborasi positif yang tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Redti Kita sendiri adalah organisasi sosial kemanusiaan yang memiliki fokus pada kegiatan donor darah serta pemberian bantuan bagi penyintas thalassemia, yang merupakan penyakit keturunan yang membutuhkan transfusi darah secara rutin.
Organisasi ini, yang sudah terdaftar secara sah di Kementerian Hukum dan HAM dengan Akta Perubahan No. AHU 0016729.AH.01.12.Tahun 2025, telah banyak melakukan kegiatan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Bandung. Kegiatan donor darah kali ini bertujuan untuk menambah stok darah di Kabupaten Bandung, yang selama ini sering mengalami kekurangan pasokan darah.
Menurut data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, pada tahun 2021 tercatat ada sekitar 338 penyintas thalassemia yang bergantung pada transfusi darah rutin. Jumlah permintaan darah yang sangat tinggi ini, sekitar 2000 kantung darah per bulan, belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Bandung, yang baru mampu menyediakan 1500 kantung darah setiap bulannya.
Tabah Subhekti, selaku Ketua PUK KEP SPSI Papyrus Sakti, menyatakan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk terus dilanjutkan karena selain dapat membantu sesama, juga dapat menjadi kegiatan sosial yang mempererat hubungan antara perusahaan, serikat pekerja, dan masyarakat. “Kami berharap kegiatan donor darah ini dapat memberikan dampak positif bagi banyak orang yang membutuhkan,” ungkap Tabah.
Di sisi lain, Hendi Resmawan, Ketua Redti Kita, menambahkan bahwa salah satu visi besar organisasi ini adalah menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat masyarakat. Selain itu, Redti Kita juga aktif melakukan edukasi mengenai thalassemia serta memberikan pendampingan dan dukungan bagi para penyintas, khususnya dalam menjalani transfusi darah yang rutin.
Pada kesempatan ini, sejumlah relawan dari Redti Kita juga turun langsung untuk membantu jalannya kegiatan donor darah, memastikan proses berjalan lancar, serta memberikan edukasi tentang pentingnya donor darah secara rutin. Selain itu, mereka juga mengedukasi peserta tentang pentingnya menjaga kesehatan serta bagaimana cara mengetahui lebih lanjut tentang penyakit thalassemia yang seringkali memerlukan perhatian medis jangka panjang.
Dokter Pelaksana Harian UDD PMI Kabupaten Bandung, Dr. E. Weeny S, yang turut memantau jalannya kegiatan, menyampaikan bahwa sebanyak 56 orang yang mendaftar untuk mendonorkan darah mereka. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, 16 orang tidak memenuhi syarat untuk berdonor darah. Hanya 40 orang yang akhirnya dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah mereka. Meskipun begitu, jumlah ini tetap sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi masyarakat sekitar untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana cara menjadi donor darah yang baik dan benar. Dengan melakukan donor darah secara teratur, selain membantu sesama, para donor juga mendapatkan manfaat kesehatan seperti meningkatkan regenerasi sel darah dan menjaga kesehatan jantung.
Di akhir acara, semua pihak yang terlibat, baik dari manajemen PT Papyrus Sakti, PUK SPSI, maupun Redti Kita, sepakat untuk terus melaksanakan kegiatan sosial serupa secara berkala. Kegiatan donor darah ini tidak hanya menguntungkan bagi penyintas thalassemia, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan darah dalam kondisi darurat.
Kedepannya, PT Papyrus Sakti dan Redti Kita akan terus berkolaborasi dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan lainnya. Seperti yang diungkapkan oleh Ir. H. Bunyamin, kegiatan seperti ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian yang tinggi dari seluruh pihak yang terlibat. “Kita akan terus mendukung kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang,” tutup Bunyamin.
Dengan kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berdonasi darah dan menjadi bagian dari gerakan sosial kemanusiaan yang bermanfaat bagi sesama.
@uli












