Search
Close this search box.

Komentar Amorim Dinilai Perparah Tekanan Pemain Manchester United

Pelatih Manchester United Ruben Amorim di pinggir lapangan Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (27/12/2025)./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Pernyataan keras pelatih Manchester United Ruben Amorim yang menyebut skuad musim lalu sebagai tim terburuk dalam sejarah klub menuai kritik tajam dari internal mantan pemain. Ucapan tersebut dinilai memperburuk tekanan psikologis pemain di tengah performa tim yang sedang terpuruk.

Mantan gelandang Manchester United, Christian Eriksen, mengungkapkan bahwa komentar Amorim menimbulkan reaksi negatif di ruang ganti. Menurutnya, kritik terbuka kepada pemain tidak membantu situasi tim yang saat itu sedang mengalami masa sulit.

“Itu tidak membantu. Tidak, sama sekali tidak membantu para pemain,” kata Eriksen.

Amorim melontarkan pernyataan kontroversial tersebut pada Januari lalu usai Manchester United kalah 1-3 dari Brighton & Hove Albion. Kekalahan itu menjadi yang keempat dari lima laga kandang, sekaligus menandai raihan hanya 11 poin sejak Amorim menggantikan Erik ten Hag.

Eriksen menilai, beberapa evaluasi seharusnya disampaikan secara internal, bukan ke publik.
“Ada hal-hal yang lebih baik dikatakan di dalam, bukan di luar, untuk menambah tekanan dan memberi label tambahan pada pemain yang sudah berusaha sebaik mungkin,” ujarnya.

Ia juga menyebut komentar tersebut justru memicu sorotan media yang tidak perlu.
“Bagi kami rasanya seperti, ‘Oh, ini lagi. Berita utama lainnya,’” kata Eriksen.

Meski demikian, performa Manchester United musim ini menunjukkan perbaikan. Kemenangan 1-0 atas Newcastle United pada laga Boxing Day membawa Setan Merah hanya terpaut tiga poin dari zona empat besar, membuka peluang lolos ke kompetisi Eropa. Capaian ini jauh lebih baik dibanding musim lalu ketika United finis di posisi ke-15 Liga Inggris dan kalah di final Liga Europa.

Sebelumnya, Amorim secara terbuka mengakui buruknya performa tim di awal masa kepemimpinannya.
“Dalam 10 pertandingan terakhir Liga Premier, kami hanya menang dua kali,” kata Amorim.
“Kami mungkin tim terburuk dalam sejarah Manchester United. Saya mengatakan itu karena kita harus mengakui dan mengubahnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini, Senin 9 Februari 2026: Naik Rp20.000

Eriksen, yang kini telah meninggalkan United dan bergabung dengan Wolfsburg, mengakui Amorim merupakan pelatih yang jujur dan memiliki visi kuat, meski pendekatannya tidak mudah diterima semua pemain.
“Dia datang dengan ide-idenya dan mencoba mengubah banyak hal. Dia sangat jujur sejak awal, sangat jujur,” kata Eriksen.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :