Komisi IX Nilai UMK Kabupaten Karawang Sudah Sesuai

Editor Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto. /visi.news/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Sebagai upaya meningkatkan pengawasan terhadap perlindungan upah minimum kepada pekerja/buruh di berbagai daerah di Indonesia, Komisi IX DPR RI terus melakukan evaluasi terhadap penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), termasuk UMK di Kabupaten Karawang sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan industri yang cukup signifikan.

Dalam evaluasinya, Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menilai bahwa UMK Kabupaten Karawang tahun 2022 sudah sesuai dengan perhitungan yang ada. Menurut Edy, perhitungan tentang UMK sudah diatur di dalam undang-undang cipta kerja, sehingga semua harus mengikuti aturan dalam undang-undang tersebut.

Demikian mengemuka dalam pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI dengan Bupati Karawang, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan RI, jajaran Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Karawang, Dewan Pengupahan Jabar dan Karawang, Direksi BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jabar dan Karawang, APINDO, KADIN, SPSI, KSPI, KSPSI Jabar dan Karawang, di Kantor Bupati Karawang, Jabar, Kamis (10/2/2022).

“Bupati (Karawang) waktu itu kan menghitung (UMK) sendiri, sementara Undang-Undang Cipta Kerja sudah mengatur (upah minimum), jadi semua harus tunduk patuh di situ. Kalau Bupati membuat perhitungan melebihi undang-undang, kan enggak boleh, nanti akan diikuti oleh bupati lain. Apa artinya undang-undang? Jadi ya benar kalau tidak jadi naik karena menyalahi aturan undang-undang,” jelas Edy.

Diketahui, sebelumnya, pembahasan upah minimum di Karawang di Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Karawang, pada Selasa, 22 November 2021, mengalami kebuntuan, bahkan tidak menghasilkan kesepakatan. Namun demikian, pada akhirnya Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengusulkan rekomendasi UMK Karawang tahun 2022 sebesar Rp5.051.183,00  atau naik 5,27 persen kepada Gubernur Jawa Barat.

Kemudian, Gubernur Jabar melalui Keputusan Gubernur Jabar Nomor: 561/ Kep.732-Kesra/ 2021 Tanggal 30 November 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2022, menetapkan UMK Karawang sebesar Rp4.798.312,00 atau tidak mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Baca Juga :  SKYPlay Mendunia Setelah Tercatat di ProBit Global

Untuk itu, Edy mengatakan bahwa penetapan UMK sudah diatur dalam undang-undang. Oleh sebab itu, perhitungannya pun harus sesuai dengan aturan perundang-undangan agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. “Semua kan sudah ada aturannya. Kalau berdasarkan persepsi nanti akan menimbulkan kegaduhan, demo dimana-mana nggak selesai-selesai,” tutup politisi PDI-Perjuangan itu. @alfa.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BURT Bertanggungjawab atas Pelaksanaan Hak Anggota DPR

Sab Feb 12 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah memimpin Tim Kunjungan Kerja BURT ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dalam rangka meninjau pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama) bagi Anggota DPR RI beserta keluarganya yang dilaksanakan Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati di […]