Koridor Ngarsopuro – Gatsu di Kota Solo Dikembangkan Mirip Malioboro

Editor FGD sosialisasi rencana penataan koridor Ngarsopuro - Gatsu di galeri seni "Mas Don Art Center," membahas program pengembangan kawasan wisata di kedua koridor tersebut./visi.news/tok suwarto.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dengan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), secara serius mengembangkan koridor Ngarsopuro dan Jl. Gatot Subroto atau Gatsu, sebagai kawasan wisata menyerupai kawasan Malioboro Yogyakarta.

Menyusul kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimulyono, bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, ke koridor Ngarsopuro dan Gatsu bebebrapa waktu silam, Pemkot Solo menggelar forum group discusion (FGD) sosialisasi rencana penataan koridor Ngarsopuro – Gatsu di galeri seniman Sardono W Kusumo, “Mas Don Art Center,” Kampung Kemlayan.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Cakra Nagara, menjelaskan, penataan koridor Ngarsopuro-Gatot Subroto (Gatsu) bertujuan untuk meningkatkan potensi pariwisata Kota Solo.

Di saat masih dalam masa pandemi, diharapkan penataan kawasan Ngarsopuro di sepanjang jalur depan Istana Mangkunegaran dan koridor Gatsu antara Simpang Empat Pasar Pon dapat mendorong pemulihan ekonomi daerah dan nasional.

“Konsep penataan yang akan dikerjakan, berorientasi pada pendestrian untuk mendorong interaksi di ruang publik. Di koridor Ngarsopuro sepanjang 390 meter akan dilengkapi keindahan visual berupa mural. Kita akan mewujudkan kawasan tersebut sebagai tempat belanja, sekaligus menjadi fasilitas kegiatan seni budaya masyarakat Solo yang terhubung ke koridor Gatsu sebagai pusat industri kreatif,” katanya, Jumat (11/16/2021).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo, Endah Sitaresmi Suryandari, mengungkapkan, program penataan kawasan wisata koridor Ngarsopuro – Gatsu, terkait dengan visi misi Wali Kota Solo, Gibran, dalam mewujudkan kota budaya modern, tangguh, bersih dan kreatif.

FGD yang dilaksanakan secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat di Mas Don Art Center, diikuti sejumlah seniman dan budayawan, pengurus PHRI, Dinas PUPR dan Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata, Camat, serta para lurah. @tok

Baca Juga :  Launching Hijab Premium LaReine Scarves, Luncurkan Koleksi Hijab Premium nan Elegan Bernuansa Mewah

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

RSUD Al Ihsan Tambah 56 Nakes untuk Layani Pasien Covid-19 yang Meningkat

Sab Jun 12 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan, Baleendah, dr. Ferry Achmad Firdaus Mansoer, Sp.OG., mengatakan, dalam dua minggu terakhir pasien Covid-19 meningkat. Untuk itu, katanya, RSUD Al Ihsan sudah ada penambahan tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 30 orang secara mandiri atas inisiatif pihak rumah sakit, dan mendapatkan […]