KPI ke Pemerintah: Warga Miskin Harus Punya TV Digital 2022

Ilustrasi TV Digital./pixabay/mojzagrebinfo/via cnn indonesia.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mendorong distribusi set top box (STB) bagi warga tak mampu atau miskin agar penerapan Analog Switch Off (ASO) atau migrasi dari TV analog ke TV digital bisa merata.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio menyatakan, Komisi I DPR bersama KPI pusat meminta pemerintah agar STB didistribusikan merata ke warga miskin.

Berdasarkan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, pemerintah telah menargetkan transisi TV analog ke TV digital akan rampung pada 2022.

Oleh karena itu, Agung meminta dalam waktu 2 tahun tersebut pemerintah harus mendata warga kurang mampu yang masih memiliki TV analog.

“Warga-warga itu harus diberi STB, entah pemerintah yang subsidi atau berikan gratis, atau mewajibkan penyedia siaran TV digital untuk menyediakan STB,” ujar Agung dalam Webinar, Rabu (21/10/2020), seperti dilansir CNN Indonesia.

Agung menjelaskan hak warga menerima informasi akan dilanggar apabila ada warga yang tak bisa mengakses siaran TV digital, sementara TV analog telah diputus total.

Sebab berdasarkan pasal 28 ayat f UUD 1945, informasi adalah hak warga negara. Jadi karena itu adalah hak, maka negara berkewajiban mengirimkan informasi itu kepada warga.

“Kalau ada pemutusan siaran analog maka TV yang masih tabung dan analog tidak akan dapat menerima informasi. Artinya ada hak-hak warga tidak terpenuhi,” ujar Agung.

Menanggapi hal itu, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kominfo Ahmad M. Ramli mengatakan STB bisa membuat TV analog menerima sinyal siaran televisi digital.

Ramli mengatakan pemerintah akan memetakan penduduk kurang mampu untuk meratakan penerapan migrasi ke TV digital.

Baca Juga :  Polres Cianjur Tangkap Dua Pencuri yang Menyamar Jadi Pemulung

“Pemerintah juga memperhatikan hal ini, dari sinilah kita memetakan penduduk-penduduk yang tergolong kurang mampu mestinya mungkin yang TV-nya masih analog harus mendapatkan bantuan STB ini,” kata Ahmad.

Ahmad mengakui banyak warga yang tentunya masih menggunakan TV analog yang tidak kompatibel dengan siaran digital. STB bisa menjadi solusinya sehingga pemerintah menyiapkan distribusi STB subsidi atau STB gratis. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HIDAYAH: Kisah Mualaf Yvonne Ridley, Berawal dari Tahanan Taliban

Rab Okt 21 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Yvonne Ridley membagikan pengalamannya menemukan Islam. Ia mengaku banyak orang yang telah salah dalam memandang agama ini karena berbagai propaganda. Menurut Ridley, dirinya tidak terkejut saat banyak media yang bereaksi histeris atas pertimbangannya menjadi seorang Muslim. Bahkan, beberapa komentar di artikel seakan menyudutkan dan bernada sinis. “Seorang […]