‘KPK Gadungan’ Kembali Marak, Masyarakat Diminta Waspada

Editor Ilustrasi gedung KPK./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperoleh informasi adanya pihak–pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK dan melakukan tindakan penipuan, pemerasan, dan pemalsuan.

‘KPK Gadungan’ tersebut melakukannya dengan cara membuat surat-surat palsu, kartu identitas palsu, seragam, dan atribut lencana berlogo KPK.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan berdasarkan laporan masyarakat, ‘KPK Gadungan’ ini telah banyak melakukan penipuan terhadap sejumlah pejabat publik seperti pengacara, polisi, dan hakim.

“Mereka mengaku sebagai Dewan Pengawas KPK dan Pelayanan Publik dengan membuat surat penugasan palsu berlogo KPK,” kata Firli.

Firli juga meminta masyarakat harus lebih berhati-hati dan memperhatikan detail prosedur kegiatan operasional KPK, yaitu:

Dalam menjalankan setiap penugasan, Pegawai KPK selalu dilengkapi dengan surat penugasan dan kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh KPK;

Pegawai KPK dilarang menjanjikan/menerima, apalagi meminta imbalan dalam bentuk apa pun;
Adalah tidak benar jika ada pihak yang menjanjikan bisa ‘mengurus’ suatu kasus yang penanganannya dilakukan oleh KPK;

KPK tidak pernah menunjuk organisasi atau lembaga mana pun sebagai ‘perpanjangan tangan’, mitra, konsultan, pengacara, maupun perwakilan dari KPK;
KPK tidak pernah menerbitkan ataupun bekerja sama dengan media yang memakai nama KPK atau yang mirip dengan KPK;

KPK tidak membuka kantor cabang atau kantor perwakilan khusus KPK di daerah-daerah;

Situs resmi yang dikelola oleh KPK adalah situs internet yang beralamat di www.kpk.go.id;

Perangkat sosialisasi antikorupsi baik berupa buku, poster, maupun brosur yang diterbitkan oleh KPK diberikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan secara cuma-cuma (gratis);

Pelayanan yang dilakukan oleh KPK untuk masyarakat tidak dipungut biaya atau gratis.

KPK juga meminta masyarakat untuk melaporkan aduan langsung ke KPK atau ke kantor kepolisian setempat jika menemukan pihak-pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK dan diduga melakukan pelanggaran.

Baca Juga :  Ketua JPKL : Indonesia Tertinggal Jauh Soal Label Peringatan BPA

Masyarakat dapat melaporkannya ke KPK melalui Call Center 198. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Idul Adha Masih Menyisakan Kenangan Manis Bagi Warga Komplek D'Amarta

Ming Jul 17 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BOJONGSOANG – DKM Masjid Al Fath, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung masih menyisakan kenangan manis perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 H. DKM yang terletak di Komplek Perumahan D’Amarta itu merasakan kebersamaan antar golongan dan lintas agama dalam kepanitiaan kurban. “Ada sekira 150 orang panitia kurban, […]