KPU Kabupaten Bandung Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pilkada 2020

Editor :
Isun Ahmad Sukmantara, Ketua Divisi Program Data dan Informasi KPU Kabupaten Bandung./visi.news/dimantara.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – KPU Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada 2020 berlangsung di Hotel Sunshine Soreang, Rabu (8/7).

Acara yang diikuti oleh perwakilan PPK se- Kabupaten Bandung ini dibuka langsung oleh ketua KPU Kab. Bandung, Agus Baroya.

Bimtek dimaksudkan sebagai persiapan kegiata pencocokan dan penelitian (coklit) Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) 15 Juli – 13 Agustus 2020. Kegiatan coklit akan dilaksanakan oleh 6.869 PPDP di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya, menekankan pentingnya integritas PPDP selama menjalankan tugasnya.

“PPDP tidak hanya menjalankan pemutakhiran data pemilih, tapi juga menjadi cerminan integritas, independensi, dan netralitas penyelenggara pemilihan,” papar Agus.

Selanjutnya dia mengingatkan PPK dan PPS untuk selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di tiap jajaran seperti dengan pihak kecamatan, kepala desa, RT, RW, dan jajaran pengawas pemilihan sehingga data pemilih bisa lebih akurat.

Adapun materi bimbingan teknis disampaikan oleh Isun, anggota KPU Kabupaten Bandung Divisi Program Data dan Informasi.

Dalam paparan materinya disampaikan Isun bahwa segala teknis prosedur kerja pencocokan dan penelitian dilakukan oleh PPDP. Oleh karena itu ditekankan pentingnya ketaatan PPDP terhadap petunjuk teknis coklit yang disiapkan KPU.

“PPDP kita bekali dengan buku kerja PPDP untuk menjadi acuan kerja dan kontrol kerja,” ujar Isun.

Untuk selanjutnya bimtek akan dilakukan berjenjang dari PPK ke PPS, kemudian dari PPS ke PPDP.

Pemilihan bupati dan wakil bupati yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020 tentunya harus ditunjang oleh validitas data pemilih, yang salah satu upayanya adalah penyelenggaraan kegiatan coklit.

“PPDP ini yang menjadi ujung tombak dalam pencocokan dan penelitian. Mereka akan bekerja selama 36 hari, mulai 15 Juli hingga 19 Agustus,” katanya seraya menjelasskan bahwa anggota PPDP ini direkrut dengan sangat selektif.

Baca Juga :  Deding Ishak Acungkan 2 Jari Tanda Dukung "Dahsyat"?

Menyikapi kondisi pandemi Covid-19, semua kegiatan tahapan penyelenggaraan pilkada tahun 2020 akan menyesuaikan dengan protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaan coklit, PPDP akan menerapkan protokol kesehatan dengan dibekali masker, face shield, sarung tangan, hand sanitizer, dan vitamin serta prosedur kerja yang aman. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Reses Kedua Diikuti 125 Peserta, Uus Firdaus: Semua Aspirasi Warga Prioritas

Rab Jul 8 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, H. Uus Haerudin Firdaus, mengelar  reses kedua  di Aula Desa Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (8/7/2020). Kegiatan tersebut  dihadiri 125 orang warga. Sebelum kegiatan berlangsung, diterapkan protokol kesehatan.  Uus pun melakukan pengecekkan suhu tubuh dan dan mencuci tangan serta […]