Search
Close this search box.

Kronologi Pembunuhan Lansia Pekanbaru hingga Pelaku Ditangkap

Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line./foto: ilustrasi/thinkstock/via detik.com/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | RIAU – Kasus pembunuhan terhadap seorang lansia di Pekanbaru, Dumaris Boru Sitio berusia 60 tahun, terungkap melalui rangkaian peristiwa yang terekam kamera pengawas hingga berujung pada penangkapan para pelaku di luar daerah.

Peristiwa bermula ketika empat orang pelaku mendatangi rumah korban dengan menggunakan mobil berwarna hitam. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang wanita berkaus hitam yang diduga merupakan menantu korban berinisial AF masuk lebih dahulu ke halaman rumah. Ia kemudian disusul oleh seorang wanita lain yang mengenakan jaket hoodie biru, sebelum dua pria turut masuk ke lokasi.

Situasi awal terlihat normal. Korban keluar dari dalam rumah dan membuka pintu untuk menyambut kedatangan mereka. Wanita yang diduga menantu korban bahkan sempat menyalami korban, tanpa menunjukkan adanya tanda kecurigaan.

Namun, situasi berubah drastis ketika salah satu pelaku pria tiba tiba datang sambil membawa kayu balok. Tanpa peringatan, ia langsung memukul kepala korban hingga menyebabkan luka serius. Aksi kekerasan tersebut menjadi titik awal terjadinya pembunuhan.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra dalam konferensi pers, Minggu (3/5/2026) mengakui pengejaran para pelaku ini tidak mudah.

Ia menyebut para pelaku kabur ke luar Provinsi Riau, yakni ke wilayah Sumatera Utara hingga ada yang ke Aceh.

“Begitu melakukan aksinya pelaku sempat melarikan diri ke wilayah di luar wilayah hukum provinsi Polda Riau, ini sudah sampai ke wilayah Sumatera Utara dan sudah sampai ke provinsi Nanggroe Aceh Darussalam,” ujar Zahwani dalam keteranganyaa.

Dalam proses penyelidikan, kepolisian memanfaatkan rekaman CCTV untuk melacak pergerakan pelaku. Jejak pelarian yang melintasi beberapa provinsi menjadi tantangan tersendiri bagi aparat.

Setelah melalui proses pengejaran, keempat pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Penangkapan ini mengakhiri rangkaian pelarian yang cukup panjang sejak kejadian berlangsung.

Baca Juga :  Riyono Caping: BBM Semi Subsidi Untuk Kapal di Bawah 100 GT

Rangkaian kronologi ini menunjukkan bagaimana peristiwa bermula dari kedatangan pelaku yang tampak biasa, berubah menjadi aksi kekerasan, hingga berlanjut pada upaya pelarian lintas daerah sebelum akhirnya berhasil diungkap oleh kepolisian. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :