KTL di Kawasan Jalan Ahmad Yani Garut Kembali Diberlakukan

Editor Kepala Dinas Perhubungan Garut, Suherman, saat melakukan pemantauan di KTL./visi.news/zaahwan aries.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Tingkat kesadaran warga Garut dalam mematuhi kawasan tertib lalulintas (KTL) dinilai masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya pelanggaran yang terjadi di sepanjang kawasan KTL di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garutkota.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Suherman, sepanjang Jalan Ahmad Yani telah lama ditetapkan sebagai KTL. Sejumlah rambu lalu lintas pun telah dipasang di sepanjang kawasan ini, termasuk rambu peringatan untuk tidak berhenti dan parkir kendaraan.

“Meski telah lama kawasan Jalan Ahmad Yani ini kami tetapkan sebagai KTL, tetapi masih banyak warga yang kurang paham sehingga pelanggaran kerap terjadi di kawasan ini, ” kata Suherman yang ditemui di sela-sela kegiatan penjagaan di kasawan Jalan Ahmad Yani, Garut Kota, Selasa (2/6).

Hal itulah menurut Suherman, jadi salah satu alasan dilaksanakannya penjagaan sekaligus razia untuk memberikan tindakan kepada para pelanggar di kawasan Jalan Ahmad Yani. Kegiatan razia melibatkan petugas gabungan dari Polres, Dishub, dan juga Satpol PP.

Suherman mengungkapkan, pelanggaran yang paling banyak terjadi di sepanjang KTL Jalan Ahmad Yani adalah memarkir kendaraan di badan jalan.

“Kami pun kini memberlakukan SSA atau sistem satu arah di kawasan Jalan Ahmad Yani. Dan pola ini sudah kami lakukan secara efektif sejak tiga bulan terakhir ini,” ujarnya.

Dikataknnya, KTL yang diberlakukan di sepanjang 1,4 kilometer itu akan terus disterilkan petugas dari parkir liar.

Bahkan kata Suherman, untuk kenyamanan warga yang berkunjung ke kawasan pengkolan, Pemkab Garut sudah menyiapkan sejumlah lahan parkir sudah sejak lama.

“Seperti lahan parkir di kawasan pusat perkotaan Garut mencakup Jalan Ciledug, Cikuray, Jalan Ahmad Yani (depan BJB), dan Jalan Veteran yang jaraknya tak jauh menuju pusat perbelanjaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  5 Alasan Air Putih Disebut Mampu Turunkan Berat Badan

“Meskipun lokasi tersebut untuk parkir sudah disiapkan Pemkab, kenyataannya warga tetap membandel. Alasannya tak mau repot dan ogah jalan kaki terlalu jauh, ” tegas suherman.@zhr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

MUI Jelaskan Argumentasi Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji

Rab Jun 3 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Majelis Ulama Indonesia melalui Satgas Covid-19 MUI angkat bicara terkait keputusan Kementerian Agama membatalkan keberangkatan jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M. “Itulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan […]