Kunker Komisi VIII DPR RI ke KBB, Ace Hasan : Jelang PTM, Prokes Harus Diperketat

Editor Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI DR. H. Tb. Ace Hasan Syadzily saat kunjungan ke MAN Unggulan Kab. Bandung Barat (KBB), Kamis (30/9/2021). /visi.news/m. purnama alam
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dalam Kunjungan Kerja (Kunker)Komisi VIII DPR RI ke Kab. Bandung Barat (KBB), Kamis (30/9/2021), Wakil Ketua Komisi VIII DR. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si., mengatakan, menjelang pembelajaran tatap muka (PTM) protokol kesehatan (proses) harus diperketat.

“Menjelang PTM saya menekankan untuk semua siswa MAN Bandung Barat ini harus vaksin, dan protokol kesehatan diperketat karena untuk mencegah penularan Covid-19 ini,” ungkapnya saat mengunjungi  Madrasah Unggulan MAN Bandung Barat, Kamis.

Lebih lanjut Ace Hasan mengatakan, pihak pendidik agar terus melakukan perbaikan didalam pembelajaran. “Untuk itu saya harap ibu/bapak guru terus meningkatkan kualitas pendidikannya. Target guru 90% S2 dan 10% S3, supaya madrasah bisa bersaing. Dengan pendidikan yang lebih baik, guru bisa lebih membangun kepercayaan diri peserta didik. Itu sangat penting,” tandasnya.

Ia merasa bangga, lulusan MAN ini sekarang sudah ada yang masuk UPI, ITB. Diantara peserta didik yang bisa masuk perguruan tinggi negeri itu pemegang kartu Indonesia pintar (KIP).

Dengaj adanya program KIP ini, kata Ace Hasan, harusnya semua anak memiliki kesempatan yang sama. “Bagi anak anak yang orang tuanya berpenghasilan rendah  harus mendapatkan prioritas agar anak-anaknya bisa menyelesaikan sampai perguruan tinggi,” tegasnya. @mpa

Baca Juga :  Habib Umar Bangil vs Anggota Satpol PP: Berakhir Haru dan Ada Hadiah Umrah

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Bandung Wacanakan Bupati Cup Seluruh Cabor

Kam Sep 30 , 2021
Silahkan bagikan Kang DS, “Gali potensi atlet lokal, sekaligus tumbuhkan ekonomi kreatif” VISI.NEWS – Bupati Bandung Dadang Supriatna rencananya akan menggelar piala bergilir Bupati Cup, untuk seluruh cabang olahraga (cabor) yang ada. Dari sekitar 50 cabor yang ada, ungkap bupati, artinya akan diagendakan 4 hingga 5 kejuaraan setiap bulannya. “Saya […]