Search
Close this search box.

Kursi Panas di City Ground: Nottingham Forest Kembali Ganti Pelatih di Tengah Ancaman Degradasi

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Krisis di tubuh Nottingham Forest memasuki babak baru. Klub yang musim lalu tampil mengejutkan di papan atas kini justru terjebak dalam pusaran ketidakpastian setelah kembali memecat pelatih kepala. Sean Dyche resmi diberhentikan hanya 114 hari setelah ditunjuk, menjadikannya pelatih ketiga yang kehilangan jabatan di City Ground musim ini.

Keputusan tersebut diambil tak lama setelah Forest bermain imbang tanpa gol melawan Wolves, tim juru kunci Premier League, pada Kamis (12/2/2026) WIB. Hasil itu membuat Forest tertahan di peringkat ke-17, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi.

Dalam pernyataan resminya, klub menyampaikan, “Nottingham Forest Football Club dapat mengonfirmasi bahwa Sean Dyche telah dibebastugaskan dari perannya sebagai pelatih kepala. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Sean dan stafnya atas upaya mereka selama berada di klub dan kami mendoakan yang terbaik untuk mereka di masa depan.”

Keputusan cepat ini menegaskan situasi tidak stabil di ruang manajerial Forest. Sebelumnya, Nuno Espirito Santo yang memulai musim lebih dulu didepak, lalu penggantinya, Ange Postecoglou, juga hanya bertahan selama 40 hari.

Pemilik klub, Evangelos Marinakis, yang hadir langsung di tribun saat laga kontra Wolves, kembali menjadi sorotan atas kebijakan pergantian pelatih yang beruntun di tengah musim.

Usai pertandingan terakhirnya, Dyche mengakui bahwa masa depannya berada di tangan pemilik klub. Ia menegaskan telah memberikan komitmen penuh selama menangani tim.

“Pemilik klub bersikap adil kepada saya, tanpa diragukan lagi,” ujar Dyche.

“Jika seseorang memilih melakukan perubahan di sepak bola sekarang, itu adalah keputusan mereka. Kita semua sudah melihatnya.”

“Saya hanya bekerja sangat keras. Saya peduli pada klub ini. Saya sudah menjelaskannya. Saya bekerja sangat keras.”

Baca Juga :  Lionel Messi Siap Ukir Sejarah Baru di MLS AS

“Jika pemilik ingin membuat perubahan, itu terserah dia, dan memang begitulah sepak bola sekarang, itulah realitasnya.”

Padahal, awal kepemimpinan Dyche sempat menghadirkan harapan. Forest meraih kemenangan atas Porto pada laga debutnya, disusul kemenangan impresif 3-0 atas juara bertahan Liverpool. Namun performa tim kembali merosot. Dalam 10 laga liga terakhir, Forest hanya mencatat dua kemenangan dan juga tersingkir dari Piala FA setelah kalah dari klub Championship, Wrexham.

Situasi ini menjadi kontras tajam dibanding musim lalu, ketika Forest finis di peringkat ketujuh dan berhasil mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 1995/96.

Kini, dengan jarak yang semakin tipis dari zona degradasi dan ruang ganti yang kembali berubah arah, Nottingham Forest harus bergerak cepat mencari sosok baru yang mampu menstabilkan tim dan menyelamatkan mereka dari ancaman turun kasta.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :