Kusnadi : Jadikan Ramadhan Sebagai Momen Harmonisasi

Editor H. Kusnadi. /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISINEWS | BANDUNG – Hoaks menjadi pemicu dominan persoalan sosial yang terjadi selama ini, fenomena aksi kekerasan selama ini tidak terlepas dari pengaruh hoaks yang berkembang di media sosial.

Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi Golkar, Haji Kusnadi mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut, menurutnya jika dibiarkan, kondisi ini akan terus mengancam kondisi sosial dan khawatir akan merusak tatanan negara.

“Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak, untuk sama-sama bijaksana dan menahan diri dari segala provokasi, masyarakat Jabar diyakini dapat menjadi pelopor dalam membangun harmoni lintas agama, golongan, politik, dan kelompok,” katanya.

Silih asah, silih asih, dan silih asuh, lanjut Kusnadi, merupakan falsafah leluhur masyarakat Jabar yang sangat relevan untuk dipertahankan, dengan falsafah kebersamaan itulah, harmonisasi di Jabar bisa terjaga.

“Jika silih tulungan itu bisa di implementasikan dalam bentuk bantuan fisik (ekonomi), tidak ada salahnya untuk kemudian di tumbuh kembangkan menjadi nilai yang tertanam pada mental masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Kusnadi mengungkapkan, Ramadhan merupakan bulan untuk meningkatkan hablum minallah dan hablum minannas, kedua premis tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam implementasinya.

“Hablum minallah dan hablum minannas harus diimplementasikan secara bersamaan, dan tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya,” ungkapnya.

Sementara dalam bermuamalah, tidak boleh ada diskriminasi terhadap kelompok dan afiliasi yang berbeda, kesimpulannya adalah, harus mampu menumbuhkan spirit Silih asah, asih, asuh, dan silih tulungan.

“Semua pihak harus selalu membiasakan diri untuk tidak mudah menyalahkan pihak lain, saling mengingatkan adalah kewajiban, namun jangan dilandasi kebencian, anarkis, atau radikal,” ucap Kusnadi.

Terakhir, di momen ramadhan ini, Kusnadi mengajak masyarakat Jabar untuk menjadi pelopor harmonisasi dan melawan hoaks yang kemudian dianggap menjadi pemicu perselisihan hingga pertentangan.

Baca Juga :  Masalah Pribumi dan Non Pribumi Masih Belum Jelas, Izin Perumahan harus Jadi Prioritas Pengawasan

“Saya kira di bulan penuh berkah ini, kita harus melewatinya dengan sikap sebaik-baiknya sehingga kedepan diharapkan bisa menjadi sebuah kebiasaan baru,” pungkasnya. @eko

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Taklukkan Pemain Thailand, Jojo ke Semifinal Korea Open 2022

Jum Apr 8 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS/KOREA- Melalui pertarungan sengit tiga set, Jonatan Chistine meraih tiket ke semifinal Turnamen Bulutangkis Korea Open 2022, setelah di perempatfinal menaklukkan pemain Thailand 8-21, 21-17- 21-19 yang berlangsung di Palma Stadium, Suncheon, Korea, Jumat (8-4-2022). Jojo panggilan akrab Jonatan Chrisrie, dipaksa harus menguras tenaga saat menghadapi Kunlavut Vitidsarn yang […]