Search
Close this search box.

Laga Panas di Solo, PERSIB U20 Takluk 3-4

Drama empat penalti warnai kekalahan PERSIB U20 di Lapangan Kota Baru, Surakarta, Sabtu (20/12/2025). /persib.co.id

Bagikan :

VISI.NEWS | SOLO – PERSIB U20 harus mengakui keunggulan tuan rumah Persis Solo U20 dengan skor tipis 3-4 pada gim ke-13 Grup B Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26. Pertandingan tersebut berlangsung di Lapangan Kota Baru, Surakarta, Sabtu (20/12/2025).

Laga berjalan ketat sejak menit awal. PERSIB U20 bahkan mampu unggul cepat melalui tendangan penalti Malik Aqmar pada menit ke-5 setelah pelanggaran terjadi di kotak terlarang Persis Solo. Gol tersebut sempat meningkatkan kepercayaan diri tim tamu.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Persis Solo berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti Dicky Daniel Pontolaeng pada menit ke-13. Tekanan terus diberikan tuan rumah hingga akhirnya Gerard Dwiki Saputro mencetak gol pada menit ke-35 yang membawa Persis berbalik unggul.

Menjelang turun minum, Persis Solo kembali menambah keunggulan. Penalti kedua yang dieksekusi Rivan Setiaji pada menit 45+2 membuat tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1 atas PERSIB U20.

Memasuki babak kedua, PERSIB U20 berusaha bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Gol Eriko Sulastiano pada menit ke-63 sempat membuka asa setelah ia memanfaatkan peluang dengan baik untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Sayangnya, Persis Solo kembali menjauh melalui penalti ketiga yang kembali dieksekusi Rivan Setiaji pada menit ke-69. Gol tersebut membuat Persis unggul 4-2 dan semakin menyulitkan langkah PERSIB U20.

PERSIB U20 masih menunjukkan semangat juang hingga akhir laga. Pada menit ke-87, M. Akram Albar sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti untuk memperkecil kedudukan menjadi 4-3. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.

Pelatih PERSIB U20, Sabrun Hanapi, mengakui pertandingan berjalan sangat sulit meski timnya sempat unggul lebih dulu. Ia menilai para pemain sudah berjuang maksimal sepanjang pertandingan.

Baca Juga :  Perkuat Sarana dan Kebersamaan, Kajati Jabar Resmikan Gedung IAD dan Lapangan Tenis Kejari Cianjur

β€œIni pertandingan yang sangat sulit. Anak-anak sudah berjuang habis-habisan, tapi akhirnya harus menerima kekalahan. Besok masih ada pertandingan, saya tidak bisa biarkan anak-anak down jadi kami akan usahakan lagi raih poin di sini,” ujar Sabrun usai laga.

Sabrun juga menyoroti tiga penalti yang diberikan kepada lawan akibat agresivitas permainan timnya. Meski kecewa, ia menegaskan fokus utama adalah memulihkan mental pemain agar siap menghadapi pertandingan berikutnya di Surakarta.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :