Laiye Bermitra dengan RAMSSOL Siap Membangun Angkatan Kerja unruk Menghadapi Masa Depan di Asia Tenggara

Editor Ilustrasi. /laiye.com
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SINGAPURA – Laiye, perusahaan Robotic Process Automation (RPA) terkemuka, hari ini bermitra dengan RAMSSOL Group Berhad (RAMSSOL) melalui anak usahanya, Rams Solution Sdn Bhd. Lewat kemitraan ini, Rams Solution akan menjadi mitra pelatihan resmi pertama bagi Laiye untuk melatih keahlian teknologi otomatisasi canggih (intelligent automation) di Asia Tenggara. Program pelatihan ini akan diluncurkan pertama kali di Malaysia, disusul negara-negara lain di Asia Tenggara.

Gary Saw, General Manager, Asia Tenggara, Laiye, berkata, “Perangkat RPA mendorong perusahaan mencari cara-cara mengotomatisasi alur kerja pada masa Covid-19. Kami berkomitmen membantu pencari kerja dan pihak-pihak yang ingin beralih ke karier baru agar tetap relevan di tengah tren angkatan kerja yang semakin digital dan bekerja jarak jauh. Kami meyakini bahwa angkatan kerja digital dan otomatisasi canggih akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat selama pekerja manusia meningkatkan keahlian dengan wawasan RPA dan kecerdasan buatan (AI).”

Revolusi Industri 4.0, bersama Covid-19, telah mendorong perubahan baru dalam masa depan dunia kerja. Setelah implementasi RPA, bidang-bidang pekerjaan padat karya dan repetitif dapat dilakukan secara lebih efisien dan berbiaya lebih rendah. Laporan “Future of Jobs” dari Forum Ekonomi Dunia memperkirakan, 50% dari seluruh tenaga kerja harus mempelajari keahlian baru pada 2025. Sejumlah bidang pekerjaan yang kelak dicari-cari adalah Analis Data, Ilmuwan, Tenaga Spesialis Internet of Thing (IoT), Transformasi Digital, dan Keamanan Siber.

“Perusahaan-perusahaan Malaysia harus cepat mempersiapkan tenaga kerja menghadapi masa depan yang berpusat pada AI dan memakai teknologi baru. Perusahaan juga harus mengatasi kesenjangan keahlian melalui peningkatan keterampilan secara tepat dan sesegera mungkin. Digitalisasi akan membantu Malaysia menciptakan kemitraan yang berdaya saing global bagi perusahaan lokal, meningkatkan potensi ekspansi global, dan mendukung kesuksesan transfer teknologi serta pengetahuan,” ujar Cllement Tan, Group MD & CEO, RAMSSOL, penyedia solusi Pengelolaan Sumber Daya Manusia.

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Minta Pemda Sosialisasi Aturan Terbaru Terkait Kebijakan PPKM

Persiapan menuju masa depan dunia kerja, melalui pembelajaran keahlian baru dan transformasi digital, bisa mendatangkan sejumlah manfaat. Menurut laporan IDC, sekitar 68% pekerja yang telah meningkatkan keahlian memiliki gaji yang lebih besar. Di sisi lain, 57% pekerja yang telah meningkatkan keahlian memperoleh promosi kerja di perusahaannya setelah kembali menjalani pelatihan kerja agar lebih relevan dan adaptif di tempat kerja. Upaya memenuhi permintaan baru dan permintaan yang tengah berkembang di dunia kerja, khususnya setelah kehadiran RPA, turut menciptakan tenaga kerja baru sebesar 50%, dan kenaikan jumlah pekerja yang telah meningkatkan keahliannya mencapai 50%.

Laiye memiliki tim global yang tersebar di Amerika Latin, Eropa, dan Asia Pasifik. Laiye bekerja sama dengan klien-klien perusahaan yang bergerak di sektor asuransi, komunikasi, kelistrikan, keuangan, ritel, kesehatan, untuk membangun solusi otomatisasi terpadu.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Pilkades, Bupati Terus Dorong Capaian Vaksinasi

Rab Okt 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SOREANG – Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 20 Oktober 2021 mendatang, Bupati Bandung Dadang Supriatna terus mendorong pemerintah kewilayahan untuk melaksanakan vaksinasi hingga 60 persen. Hal tersebut mengemuka pada kegiatan Rapat Koordinasi Deteksi Dini & Pengamanan Pilkades Serentak 2021 di Hotel Sutan Raja, Soreang, Rabu […]