Lama Tak Bersepeda, Ingin Mulai Lagi Ngegowes Perhatikan Hal Berikut Ini

Editor Jelekong Cycling Club (JCC) rutin gowes bareng untuk menjaga kebugaran anggotanya. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Bersepeda merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Selain dapat mengurangi polusi udara, bersepeda juga dapat membakar kalori, meningkatkan stamina, dan mengurangi stres. Namun, bagi Anda yang sudah lama tidak bersepeda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mulai lagi ngegowes.

Pertama, pilihlah sepeda yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Ada berbagai jenis sepeda, seperti sepeda gunung, sepeda balap, sepeda lipat, sepeda hybrid, dan sepeda listrik. Setiap jenis sepeda memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta cocok untuk rute dan medan yang berbeda┬╣. Anda juga harus memastikan ukuran sepeda sesuai dengan tinggi badan dan postur tubuh Anda, agar nyaman saat bersepeda.

Kedua, periksa kondisi sepeda sebelum digunakan. Pastikan ban sepeda memiliki tekanan angin yang cukup, rem sepeda berfungsi dengan baik, rantai sepeda tidak kendor atau berkarat, dan lampu sepeda menyala dengan terang. Jika ada kerusakan atau kekurangan pada sepeda, segera perbaiki atau ganti dengan yang baru. Anda juga dapat membawa peralatan darurat, seperti pompa ban, kunci pas, dan obeng, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat bersepeda.

Ketiga, aturlah intensitas dan durasi bersepeda sesuai dengan kemampuan Anda. Jangan langsung bersepeda dengan jarak yang jauh atau medan yang sulit jika Anda sudah lama tidak bersepeda. Mulailah dengan jarak dan medan yang ringan, lalu tingkatkan secara bertahap. dr Falla, seorang dokter olahraga, mengatakan bahwa hal ini tergantung pada sejauh apa dan senyaman apa pegowes pemula saat mulai bersepeda. Hal ini berkaitan dengan endurance dan stamina masing-masing orang yang berbeda.

Keempat, jangan lupa untuk melakukan pemanasan dan pendinginan saat bersepeda. Pemanasan dapat membantu mengurangi risiko cedera otot dan sendi, serta meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Pendinginan dapat membantu mengembalikan denyut jantung dan pernapasan ke kondisi normal, serta menghilangkan asam laktat yang menumpuk di otot. Anda dapat melakukan pemanasan dan pendinginan dengan bersepeda dengan kecepatan rendah selama 10-15 menit.

Baca Juga :  Gaji ke-13 Cair Senin, Rekening PNS di Seluruh Indonesia Bakal 'Gendut'

Kelima, tetap jaga keselamatan dan kesehatan saat bersepeda. Gunakan helm, sarung tangan, sepatu, dan pakaian yang nyaman dan sesuai cuaca. Bawa botol minum dan camilan sehat untuk menjaga hidrasi dan energi tubuh. Hindari bersepeda di jalan yang ramai, berlubang, atau licin. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan beri isyarat tangan saat berbelok atau berhenti. Jika bersepeda di malam hari, gunakan lampu sepeda yang terang dan pakaian yang berwarna mencolok. Jangan lupa untuk menjaga jarak dan memakai masker jika bersepeda di tempat umum.

@nia

 

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Seminar Penguatan SDM Pendidikan di Yayasan Al-Misbah

Ming Jan 28 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) S2 Fakultas Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Yayasan Pendidikan Al-Misbah, Cipadung, Bandung, belum lama ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan sumber daya manusia pendidikan yang berkualitas dan profesional. Seminar yang […]