VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Kertasari, Kabupaten Bandung, baru-baru ini ternyata disebabkan oleh layang-layang yang tersangkut pada jaringan listrik milik PLN. Kejadian tersebut tidak hanya merugikan PLN sebagai penyedia layanan, tetapi juga masyarakat luas sebagai pengguna listrik.
Pihak PLN UP3 Majalaya menegaskan, masyarakat perlu lebih berhati-hati dan tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Pasalnya, aktivitas tersebut bisa mengakibatkan gangguan aliran listrik, hingga menimbulkan pemadaman di sejumlah wilayah.
“Dan apabila listrik padam yang merasakan dampak negatifnya bukan hanya dari internal PLN saja, tetapi masyarakat yang merupakan konsumen,” ucap Asman KU PLN UP3 Eka, dikonfirmasi, Sabtu (13/9/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya menghimbau agar anak-anak tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.
PLN menyebut, insiden di Kertasari menjadi contoh nyata bahwa permainan yang dianggap sepele bisa membawa risiko besar. Selain memicu pemadaman, layang-layang yang tersangkut di kabel listrik juga berpotensi menimbulkan percikan api yang membahayakan keselamatan warga sekitar.
Sebagai langkah pencegahan, PLN mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keandalan pasokan listrik dengan tidak melakukan aktivitas berisiko di area jaringan. PLN juga membuka layanan pengaduan 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile maupun call center 123, jika masyarakat menemukan gangguan pada jaringan listrik.
Dengan adanya edukasi ini, PLN berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat agar kasus serupa tidak terulang kembali.
@gvr