Search
Close this search box.

Ledakan Guncang Mykolaiv Jelang Empat Tahun Invasi, Aparat Ukraina Jadi Sasaran

Petugas keamanan berjaga di lokasi ledakan yang melukai tujuh polisi di Mykolaiv, Ukraina selatan, Senin (23/2/2026) malam, dua hari jelang peringatan empat tahun invasi Rusia./visi.news/ilsutrasiledakan.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Ledakan mengguncang Kota Mykolaiv pada Senin (23/2/2026) malam waktu setempat, melukai tujuh petugas kepolisian Ukraina. Insiden ini terjadi hanya dua hari setelah serangan serupa di Lviv, memunculkan kekhawatiran akan pola serangan terarah menjelang peringatan empat tahun invasi Rusia ke Ukraina.

Kepala Kepolisian Nasional Ukraina, Ivan Vyguivsky, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 18.10 waktu setempat. Dari tujuh polisi yang terluka, dua di antaranya berada dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif.

“Para dokter berjuang untuk menyelamatkan nyawa (korban luka serius),” ujar Vyguivsky, seperti dilansir AFP, Selasa (24/2/2026).

Meski belum membeberkan penyebab pasti ledakan, Vyguivsky mengecam keras insiden tersebut dan menyebutnya sebagai serangan yang disengaja.

“Ini adalah serangan yang ditargetkan yang bertujuan untuk membunuh petugas polisi Ukraina dan menggoyahkan stabilitas negara,” tegasnya.

Ia juga menyinggung insiden di Lviv dua hari sebelumnya.

“Dua hari yang lalu, serangan teroris terhadap petugas polisi terjadi di Lviv. Ini bukan kebetulan,” katanya.

Ledakan di Mykolaiv terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan keamanan nasional, menjelang empat tahun sejak invasi skala penuh Rusia pada Februari 2022. Sejak perang pecah, aparat keamanan dan pejabat Ukraina kerap menjadi sasaran ledakan maupun sabotase, bahkan di wilayah yang jauh dari garis depan.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tersebut.

“Semua keadaan sedang diklarifikasi,” tulis Zelensky di platform X, termasuk kemungkinan adanya unsur serangan teroris.

Dalam insiden sebelumnya di Lviv, seorang polisi wanita tewas dan 25 lainnya terluka pada Sabtu malam. Zelensky menyebut pihak berwenang telah menangkap “beberapa” tersangka terkait serangan tersebut.

Baca Juga :  Soroti BGN, Lucy Kurniasari: Hamburkan Anggaran Bukan untuk Kebutuhan Prioritas

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Ukraina, Igor Klymenko, secara terbuka menyalahkan Rusia atas rangkaian ledakan yang menargetkan aparat keamanan. Tuduhan itu semakin mempertegas ketegangan yang belum mereda antara Kyiv dan Moskow.

Hingga kini, aparat keamanan Ukraina masih melakukan penyisiran dan penyelidikan mendalam di Mykolaiv untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan. Pemerintah menegaskan bahwa upaya untuk menjaga stabilitas dan keamanan negara akan terus diperkuat di tengah situasi perang yang berkepanjangan. @kanaya

Baca Berita Menarik Lainnya :