Legislator Komisi I Minta Pemerintah Jamin Keselamatan WNI di Srilanka

Editor Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani./dok/dpr.go.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAARTA – Srilanka tengah menghadapi krisis ekonomi terburuk, dimana sebelumnya negara ini dilanda krisis ekonomi yang ditandai inflasi selama berbulan-bulan dan pemadaman listrik yang berkepanjangan. Hal ini disebabkan pemerintah kehabisan mata uang asing untuk mengimpor barang-barang vital.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani meminta pemerintah memastikan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Srilanka, terkait krisis politik yang sedang terjadi di negara tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan catatan KBRI, terdapat 340 WNI di Srilanka yang mayoritasnya adalah pekerja migran sektor pariwisata dan sektor konstruksi, serta WNI yang menikah dengan warga negara Srilanka.

“Pelindungan WNI sangat penting, utamanya untuk memastikan mereka tidak terkena imbas baik fisik seperti keselamatan pribadi akibat unjuk rasa maupun krisis karena kehilangan pekerjaan akibat gejolak ekonomi dan politik yang terjadi di Sri Lanka,” kata Christina Aryani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/7/2022), seperti dilansir laman Parlementaria.

Selain itu, Komisi I mendorong pemerintah Indonesia dalam hal ini Kemenlu dan Perwakilan untuk mematangkan rencana kontinjensi dalam penanganan situasi di Srilanka. Mulai dari distribusi bantuan logistik sampai dengan evakuasi ketika diperlukan.

Politisi Partai Golkar ini percaya KBRI Kolombo sanggup mengutamakan keselamatan dan perlindungan warga negara asal Indonesia selama krisis berlangsung. Serta bersama-sama berharap agar situasi krisis politik Srilanka bisa segera teratasi serta situasi kembali normal.

“Pada WNI di Srilanka, kami meminta agar aktif membangun komunikasi dengan KBRI Kolombo untuk memonitor perkembangan, termasuk mematuhi arahan KBRI seperti menghindari tempat-tempat kerumunan massa, membatasi pergerakan kecuali untuk hal-hal esensial, serta tidak terlibat langsung atau tidak langsung dalam aksi demonstrasi,” pungkasnya. @fen

Baca Juga :  Diduga Qatar Bangun Tembok untuk Sembunyikan Lingkungan Miskin Jelang Piala Dunia

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Ditekan Dan Minta Tandatangani Surat, Diduga Sekelompok Ormas Melakukan Perampasan 20 Ekor Sapi Di Sumedang

Ming Jul 17 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS |BANDUNG – Anggota DPRD Jabar, Pepep Saiful Hidayat mengaku perihatin dan menyayangkan aksi diduga perampasan yang diduga dilakukan oleh sekelompok anggota ormas di Sumedang beberapa waktu lalu. Kepada VISI.NEWS, Pjs Ketua DPW PPP Jabar ini mengungkapkan peristiwa tersebut berawal dari Kementerian Pertanian (Kemntan) memberikan 20 ekor sapi terhadap […]