VISI.NEWS | JAKARTA -Legislator Senior DPR RI Fraksi PDIP Said Abdullah mengatakan bila jumlah Komisi di Parlemen akan bertambah 2 dari 11 menjadi 13.
Said menyebut bila delapan fraksi partai politik di DPR RI telah menyepakati penambahan jumlah komisi tersebut.
“13 komisinya. Insya Allah kawan-kawan fraksi sudah firm,” kata Said di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (03/10/2024).
Meski begitu, Said menegaskan bila susunan komisi masih menunggu jumlah kementerian di kabinet Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Itu akan ditentukan setelah kementerian ditetapkan oleh Presiden Terpilih sesuai dengan kebutuhannya,” tegasnya.
Ketua DPP PDIP itu juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat, pimpinan fraksi akan menggelar rapat dengan pimpinan DPR RI untuk menyusun badan-badan setiap komisi.
“Insya Allah tanggal 13, 14, 15 (Oktober) kami akan rapat dengan fraksi-fraksi dipimpin oleh pimpinan DPR supaya begitu Presiden Terpilih (dilantik) di DPR sudah siap semua komisi,” tukasnya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengatakan bahwa ihwal AKD akan dibahas dalam waktu dekat sesuai mekanisme yang berlaku. Pembahasan baru akan dilakukan setelah ada kepastian mengenai jumlah kementerian Prabowo-Gibran.
“Insya Allah akan diumumkan dan kami selesaikan sebelum kabinet yang akan datang diumumkan,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (03/10/2024).
Puan tak menjawab secara gamblang ihwal peluang peleburan komisi untuk menyesuaikan dengan jumlah kementerian di kabinet. Dia hanya berkata bahwa DPR tengah mematangkan penyusunan komisi.
@givary