Search
Close this search box.

Leverkusen Gagal Menang, Penalti Arsenal di Menit Akhir Picu Protes Pelatih

pelatih leverkusen kasper hjulmand.source./visi.news/instagram@teamhjulmand

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG -Bayer Leverkusen sebenarnya hampir meraih kemenangan penting saat menjamu Arsenal dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tim tuan rumah sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak kapten tim, Robert Andrich.

Sepanjang pertandingan, Leverkusen tampil cukup disiplin dalam meredam permainan agresif Arsenal. Organisasi pertahanan yang rapi membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berbahaya di BayArena.

Namun situasi berubah menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-89, Noni Madueke terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan Malik Tillman. Wasit langsung menunjuk titik putih meskipun keputusan tersebut memicu protes dari para pemain Leverkusen.

Eksekusi penalti kemudian dilakukan oleh Kai Havertz yang berhasil mencetak gol penyama kedudukan untuk Arsenal. Gol tersebut membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Pelatih Leverkusen, Kasper Hjulmand, mengaku kecewa dengan keputusan penalti tersebut. Menurutnya, kontak antara kedua pemain tidak cukup kuat untuk dianggap sebagai pelanggaran.

Ia juga menyebut keputusan tersebut terasa sangat pahit karena datang setelah timnya bermain solid sepanjang pertandingan.

Hjulmand menilai hasil imbang ini menghilangkan peluang besar Leverkusen untuk membawa keunggulan tipis sebelum menjalani leg kedua di London.

Meski demikian, pelatih asal Denmark tersebut tetap berusaha melihat sisi positif dari hasil tersebut. Ia menilai tekanan kini justru berada di pihak Arsenal yang akan menjadi tuan rumah pada leg kedua.

Hjulmand mengatakan Leverkusen akan datang ke London dengan keyakinan tinggi untuk mencoba merebut tiket ke babak perempat final.

Di balik kekecewaan tersebut, ia tetap memberikan pujian kepada kapten tim Robert Andrich. Selain mencetak gol pembuka, gelandang berusia 31 tahun itu dinilai tampil sangat solid dalam mengontrol permainan di lini tengah.

Baca Juga :  Harga Avtur Dunia Melonjak, Rivqy Abdul Halim: Perlu Ambil Langkah Strategis

Hjulmand bahkan sempat mempertimbangkan untuk mengganti Andrich lebih awal setelah sang pemain menerima kartu kuning cepat pada menit kedua. Namun ia akhirnya membiarkan Andrich tetap bermain hingga akhir pertandingan.

Menurutnya, pengalaman dan ketenangan Andrich menjadi faktor penting yang membuat Leverkusen mampu mengimbangi permainan Arsenal dalam laga tersebut.

Leg kedua antara Arsenal dan Bayer Leverkusen dijadwalkan berlangsung di Emirates Stadium. Kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak perempat final Liga Champions. @fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :