LIGA 1 | Data Korban dan Kronologi Terjadinya Kerusuhan Penonton di Stadion Kanjuruhan Malang

Editor Salah satu suporter berusaha menyelamatkan anaknya dari gas air mata dalam kerusuhan usai pertandingan Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022). /kliktimes.com/hayu yudha
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | MALANG – Dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu. (1/10/2022) malam, selain banyaknya korban yang meninggal baik dari penonton juga petugas Kepolisian.

Dari laporan yang disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berikut daftar korban dalam kejadian kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen
– Pasien MD : 4 orang
– Pasien dalam perawatan : 20 orang

Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen
– Pasien MD : 73 orang
– Pasien dalam perawatan : 19 orang

Rumah Sakit Teja Husada Kepanjen
– Pasien MD : 34 orang
– Pasien dalam perawatan : 6 orang

Rumah Sakit Kanjuruhan Kepanjen
– Pasien MD : 3 orang
– Pasien dalam perawatan : 79 orang

RSI. Gondanglegi
– Pasien MD : 6 orang
– Pasien dalam perawatan : 25 orang

Puskesmas Gondanglegi
– Pasien dalam perawatan : 6 orang

RS. Ben Mari Pakisaji
– Pasien MD : 1 orang
– Pasien dalam perawatan : 4 orang

RSU. Pindad Turen
– Pasien dalam perawatan : 3 orang

RS. Salsabila Ds. Jatikerto Kec. Kromengan
– Pasien MD : 4 orang
– Pasien dalam perawatan : 4 orang

RSBK Turen
– Pasien dalam perawatan : 1 orang

RS Saiful Anwar Kota Malang
– Pasien MD : 2 orang
– Pasien dalam perawatan : 13 orang

Korban Anggota Polri meninggal dunia:
– Bripka Andik / Polsek Sumber gempol Polres Tulungagung, di RS Wava Husada Kepanjen
– Briptu Fajar Yoyok / Polsek Dongko Polres Trenggalek di RS Hasta Brata Batu

Korban Anggota Polri yang dirawat:
– Bripda Agmal Khan Muhammad/Sat Samapta Polres Trenggalek/RS Bhayangkara Batu.

Total Korban:
– Meninggal Dunia: 127 orang
– Dalam Perawatan: 180 orang.

Kronologi

Pukul 21.58 Wib setelah pertandingan selesai, pemain dan official Persebaya Surabaya dari lapangan masuk ke dalam kamar ganti pemain dan dilempari oleh suporter aremania dari atas tribun dengan botol air mineral dan lain lain.

Baca Juga :  Pengunjung Keluhkan Akses Menuju Objek Wisata Curug Badak Tasik Diportal dan Ditarif

Pukul 22.00 Wib saat pemain dan official Pemain Arema FC dari lapangan berjalan masuk menuju kamar ganti pemain, suporter Aremania turun ke lapangan dan menyerang pemain dan official Arema FC, oleh petugas keamanan di lindungi dan dibawa masuk ke dalam kamar ganti pemain.

Selanjutnya suporter aremania yang turun ke lapangan semakin banyak dan menyerang aparat keamanan, karena suporter aremania semakin brutal dan terus menyerang aparat keamanan serta diperingatkan beberapa kali tidak dihiraukan, kemudian aparat keamanan mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah suporter aremania yang menyerang tersebut. Kemudian aremania yang berada di tribun berlari membubarkan diri keluar stadion.

Kemudian pihak keamanan masuk ke dalam loby dalam stadion kanjuruhan dan standby di loby depan pintu VIP.

Sekira pukul 22.30 Wib saat rombongan pemain dan official Persebaya Surabaya dengan menggunakan Rantis dan pengawalan akan bergerak meninggalkan Stadion Kanjuruhan, suporter aremania menghadang dengan meletakkan pagar besi pembatas di jalur sebelum pintu keluar stadion kanjuruhan serta melempari kendaraan rombongan dengan paving blok, botol air mineral, batu, kayu dan lain lain. Kemudian aremania juga merusak 2 unit Mobil Patwal Sat Lantas dan membakar 1 unit Truk Brimob dan 2 unit Mobil di pintu masuk depan Stadion Kanjuruhan. Selanjutnya aremania yg mengadang tersebut dibubarkan oleh aparat keamanan dengan menembakkan gas air mata. Rombongan tertahan karena jalan masih dihadang oleh pagar besi pembatas pd jalur yg dilalui.

Akibat kejadian tersebut banyak suporter aremania dan aparat keamanan yang mengalami luka-luka. Suporter aremania yang mengalami luka luka dan sesak nafas dirawat ruang Medis Stadion Kanjuruhan. Karena korban terlalu banyak dan ruang medis tidak bisa menampung, selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit di wilayah Kepanjen antara lain RS Kanjuruhan, RS Wava Husada, RS Hasta Husada dan RS lain dengan menggunakan kendaraan ambulance, truk Polres Malang, truk Yon Zipur 5 Kepanjen, truk Kodim dan kendaraan lainnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Presiden UEA Resmikan Replika "Syeikh Zayed Grand Mosque"

Daftar kendaraan dinas yang dirusak Suporter Aremania, sbb :

  1. Mobil Patroli Lantas Polres Malang 3 Unit (rusak berat)
  2. Mobil Patwal Lantas Polrestabes Surabaya 1 Unit (dibakar)
  3. Mobil truck Brimob 1 Unit  (dibakar)
  4. Mobil pribadi anggota 2 Unit (dibakar)
  5. Mobil K9 Polres Malang Kota 2 Unit (rusak berat)
  6. Mobil Patroli Polsek Pakis : 2 Unit (rusak)
  7. Mobil Patroli Polsek Singosari: 1 Unit (rusak)
  8. Mobil Truck Dalmas Polres Malang 1 Unit (rusak)

Total kendaraan dirusak dan dibakar : 13 Unit

@mpa

 

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Memperingati 50 Tahun Antimo, Phapros Salurkan Bantuan Kepada Anak – Anak Penderita Hidrosefalus

Ming Okt 2 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SEMARANG – PT Phapros Tbk yang merupakan bagian dari Holding BUMN Farmasi memberikan bantuan kepada anak – anak penderita hidrosefalus melalui Yayasan Wisma Kasih Bunda milik salah satu perancang busana Tanah Air, Anne Avantie yang terletak di Semarang, Jawa Tengah pada hari ini, Jumat (30/9/2022). Direktur Produksi […]