Lokasi Liga 1 2021 Fleksibel, Tergantung Situasi Covid-19

Editor Lokasi gelaran Liga 1 2021 disebut bakal dinamis, fleksibel, dan tak berpaku ke tempat tertentu./foto: detik.com/rifkianto nugroho/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Lokasi gelaran Liga 1 2021 disebut bakal dinamis, fleksibel, dan tak berpaku ke tempat tertentu. Penentuan lokasi pertandingan akan disesuaikan situasi Covid-19.

Rencana menggelar seri pertama Liga 1 di klaster Banten-Jawa Barat-DKI Jakarta, bisa saja berubah. Saat kick off Liga 1 pada 20 Agustus nanti, ada kemungkinan digelar di klaster Jawa Tengah-DIY Yogyakarta atau klaster Jawa Timur.

Fleksibilitas lokasi ini sekaligus meluruskan dinamika yang sempat terjadi setelah PSSI mengeluarkan istilah zona hijau sebagai lokasi penyelenggaraan liga. Setelah dipertanyakan, PT Liga Indonesia Baru (LIB) meluruskannya dengan menyebut istilah aman.

Lokasi yang dianggap paling baik, maka akan dipilih untuk menyelenggarakan kompetisi. Jika dalam perjalanan lokasi pertandingan tertentu mengalami perburukan, sangat mungkin pertandingan dipindahkan ke tempat lain.

Konsep perpindahan dinamis Liga 1 2021 ini sudah dipaparkan PSSI dan PT LIB dalam Rapat Koordinasi bersama Polri dan BNPB di Kantor Kemenpora, Jumat (6/8/2021).

Menpora Zainudin Amali mengapresiasi rencana ini.

“Kalau dari sisi teknis penyelenggaraan, sebagaimana yang sudah dipaparkan panjang lebar oleh PSSI dan LIB, kami yakin bahwa penyelenggara mampu melaksanakan dan menjaga prokes dengan disiplin. Tadi juga disampaikan oleh PSSI, akan fleksibel. Nah ini penting,” kata Amali, saat memberikan keterangan pers virtual, Jumat (6/8/2021), dilansir detik.com.

“Kalau sebelumnya kan direncanakan akan ditempatkan di tempat-tempat tertentu, ini berubah. Perubahannya mengikuti situasi di wilayah itu dan tadi kami sepakat akan dilaksanakan di tempat yang levelnya sudah level bawah, level 2 ke bawah. Kalau tiba-tiba naik levelnya, penyelenggara berjanji akan memindahkan ke tempat yang levelnya di bawah, akan menyesuaikan,” ujarnya.

“Jadi kalau dari sisi itu tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Kemudian juga tetap harus menonton dari rumah saja, karena ada siaran langsung dan live streaming, dan tidak boleh ada nobar,” katanya lagi.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Minta Kaji Ulang Berhentinya Bus Damri Trayek Kebun Kelapa - Tanjungsari

Dengan kebijakan itu, PSSI dan PT LIB harus bekerja ekstra keras lagi dalam menyelenggarakan Liga 1. Karena berbeda dari rencana sebelumnya, ada kemungkinan kick off pada 20 Agustus bisa mundur lagi untuk mematangkan format baru.

Namun, Amali mengisyaratkan bahwa PSSI dan PT LIB sudah siap. Kompetisi Liga 1 2021 pun bisa dilaksanakan sesuai rencana yakni mulai 20 Agustus.

“Sepanjang semua syaratnya sudah oke, dan tadi yang dipaparkan jalan, saya tidak ada masalah. Tadi LIB sudah memaparkan lengkap, tentang persiapan mereka, bahkan ini lebih ketat, lebih fleksibel,” tutur Amali.

“Saya kira kita sangat memahami itu, karena dalam situasi luar biasa saat ini kita harus kreatif, kan yang penting patokan kita, yakni mendukung upaya pemerintah menangani Covid-19. Tetapi bukan berarti kita berpangku tangan, kita harus kreatif,” ucap pria asal Gorontalo. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Inspektorat Kab. Bandung Bentuk Tim untuk Tindak Lanjuti Hasil OTT Saber Pungli Jabar

Sab Agu 7 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Plt Inspektur dari Inspektorat Kab. Bandung Erick Juriara mengatakan bahwa pihaknya Jumat (6/8/2021) baru menerima surat disposisi atas kasus operasi tangkap tangan (OTT) Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Jawa Barat terhadap Aparat Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan (Disdik). “Suratnya baru kami terima Jumat […]