LOTTE HOTEL Terakreditasi “GBAC STAR™” oleh ISSA

Editor LOTTE HOTEL Terakreditasi “GBAC STAR™” oleh ISSA. /visi.news/prnewswire
Silahkan bagikan
  • Destinasi terbaik saat berlibur ke Korea: LOTTE HOTEL menerapkan standar keselamatan dan kebersihan seperti di rumah sakit. 
  • LOTTE HOTEL, merek hotel pertama di Korea yang meraih GBAC STAR™ untuk seluruh hotel bintang lima yang berada dalam naungannya. 
  • Didukung sistem higiene ketat yang mencegah penyebaran penyakit. 

VISI.NEWS – Kata kunci dalam era “V-nomics” (perekonomian yang dipengaruhi pandemi virus) adalah “keselamatan”. Jaringan hotel global telah melansir berbagai layanan sesuai dengan kondisi normal yang baru. Langkah ini ditempuh dengan menawarkan sistem higiene dan protokol pencegahan penyakit, serta tactless service. Menurut sebuah survei yang dilakukan Expedia Group pada Juli tahun ini, wisatawan memprioritaskan higiene, protokol pencegahan penyakit, dan tactless service ketika menyusun rencana liburan. Karena harapan atas standar keselamatan terus bertambah, sertifikasi Global Biorisk Advisory Council (GBAC) STAR™ yang berhasil diraih LOTTE HOTEL, grup perhotelan terbesar di Korea, telah menarik perhatian luas.

Pada Desember 2020, SIGNIEL SEOUL/BUSAN, LOTTE HOTEL SEOUL/WORLD/JEJU /ULSAN sukses meraih sertifikasi GBAC STAR™ dari International Sanitary Supply Association (ISSA). Akreditasi pertama sempat diberikan kepada SIGNIEL SEOUL pada November 2020, dan setelahnya, seluruh hotel bintang lima yang berada dalam naungan LOTTE HOTEL di Korea juga memperoleh akreditasi internasional tersebut.

ISSA adalah asosiasi kenamaan dunia di industri higiene yang berbasis di Northbrook, Illinois, Amerika Serikat. Sementara, GBAC STAR™ merupakan akreditasi yang diberikan kepada hotel, restoran, dan fasilitas umum lain yang mematuhi regulasi higiene dan memiliki sistem pencegahan penyakit. Sejumlah fasilitas umum yang mengikuti sertifikasi ini telah dievaluasi secara sistematis berdasarkan 20 standar global terketat seputar program kebersihan, disinfeksi, dan pencegahan penyakit. Evaluasi ini dilakukan oleh Global Biorisk Advisory Council yang terdiri atas para pakar di bidang risiko biologis.

Baca Juga :  Hafisz Tohir: Sawit Jadi Masa Depan Bangsa

“Sertifikasi GBAC STAR™ adalah akreditasi global atas sistem disinfeksi di sebuah fasilitas,” ujar seorang juru bicara LOTTE HOTEL. “Sebuah fasilitas yang memiliki sertifikasi ini selalu membersihkan dan mendisinfeksi dengan standar yang berlaku di rumah sakit.” Dengan demikian, LOTTE HOTEL telah memperkuat manajemen disinfeksi dan higiene demi menjamin keselamatan tamu dari virus dan kontaminasi penyakit. Pada Agustus 2020, para pakar ISSA telah memberi anjuran setelah mengecek standar-standar kebersihan, disinfeksi, dan pencegahan penyakit lewat inspeksi hotel.

Hotel-hotel harus rutin mendisinfeksi benda-benda yang sering disentuh manusia, seperti pegangan pintu, alat pengendali jarak jauh (remote controller), dan keran air ketika membersihkan hotel. Selain membersihkan hotel secara berkala, LOTTE HOTEL juga mendisinfeksi seluruh permukaan benda yang bersentuhan dengan manusia, termasuk pintu dan lantai, serta memakai disinfektan Covid-19 yang dianjurkan American EPA (Environmental Protection Agency) guna mencegah infeksi silang. Tingkat kebersihan seluruh permukaan benda secara ketat diperiksa dengan tes ATP reguler yang mengukur mikroorganisme.

David H.S. Kim, CEO, LOTTE HOTEL, berkata, “Pada 2015, akreditasi internasional Food Safety Management System (ISO22000) untuk pertama kalinya diraih oleh sebuah merek hotel di Korea. Sejak itu, LOTTE HOTEL secara ketat menjaga keselamatan dan higiene berdasarkan standar global. Berkat kinerja dan pengalaman selama 40 tahun terakhir, LOTTE HOTEL akan selalu mengeksplorasi prospek baru dalam layanan perhotelan pada era pascapandemi.” @mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mandiri Sekuritas MOST Carnaval 2021: Investasi Pasar Modal Semakin Dilirik Milenial dan Gen-Z

Jum Okt 1 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Jumlah investor pasar modal Indonesia per 30 Juni 2021 mencapai hampir mencapai 5,6 juta atau meningkat 44,2% dari 3,88 juta di periode yang sama tahun 2020. Dari jumlah investor tersebut, 58,39% berasal dari Milenial dan Gen-Z atau usia di bawah 30 tahun. Sementara PT Mandiri Sekuritas (Mandiri […]