Marak Artis Beli Klub, Menpora: Sepak Bola Mulai Dipercaya

Editor Menpora Zainudin Amali menyambut baik maraknya artis membeli klub sepak bola./dok. kemenpora/via detik.com/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Menpora, Zainudin Amali, mengomentari, maraknya artis yang membeli klub sepak bola. Itu disebut menjadi bukti olahraga bola sepak mulai dipercaya.

Raffi Ahmad membeli Cilegon United beberapa waktu lalu. Klub yang bermain di Liga 2 itu berganti nama menjadi Rans Cilegon FC.

Masih dari Liga 2, putra Presiden RI, Joko Widodo, Kaesang Pangarep, menjadi pemilik Persis Solo.

Baru-baru ini, giliran Gading Marten yang mengakuisisi klub Liga 3, Persikota Tangerang. Amali pun menegaskan kepercayaan ke industri sepak bola mulai tumbuh.

“Saya kira ada satu hal yang sangat dasar yang saya lihat kenapa orang seperti Raffi Ahmad, Atta halilintar kemudian Gading Marten bahkan ada Sultan Kelantan mau masuk ke sepak bola kita. Setelah saya diskusi dengan stakeholder karena sepak bola kita mulai dipercaya oleh masyarakat mulai ada trust di masyarakat, trust di publik terhadap sepak bola kita,” ujar Zainudin Amali di Hotel Vasa, Kota Surabaya, Sabtu (5/6/2021), dilansi detik.com.

Zainudin menilai, kepercayaan publik akan sepak bola Indonesia harus dijaga oleh PSSI. Ia tidak ingin mendengar lagi adanya pemain bertengkar di lapangan hingga pengaturan skor.

“Saya berpesan ke teman-teman PSSI ini harus dijaga tidak boleh ada pemain yang berkelahi di tengah lapangan atau pelatih berkelahi di lapangan. Saya minta PSSI membuat aturan-aturan tegas tentang itu, tidak boleh lagi terdengar ada pengaturan-pengaturan skor karena ini yang membuat orang tidak percaya,” tegasnya.

Politisi Golkar ini menyebut, selama ini banyak warga yang malas menonton sepak bola Indonesia karena stigma buruk yang sudah melekat.

“Membuat malas, nonton aja malas, apalagi investasi. Nah saat ini harus dijaga, kalau sepak bola ini bergulir, industrinya hidup. Selain merchandise, ada inovasi digital, dengan demikian kehidupan ekonomi bangkit lagi. Bukan tujuannya ke sana, tapi otomatis terangkat. Kita jaga kepercayaan ini,” kata Amali. @fen

Baca Juga :  Pemkab Bandung Berikan Fasilitas Legalitas IKM, Tingkatkan Daya Saing Produk Halal

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

ISU DAERAH OTONOM BARU (IV) : Kebijakan Politik Ridwan Kamil Timbulkan Masalah di Daerah

Sen Jun 7 , 2021
Silahkan bagikanOleh Djamu Kertabudi VISI.NEWS – Sebagaimana tulisan saya sebelumnya, bahwa sebagai dampak dari kebijakan politik Gubernur Ridwan Kamil tentang penataan daerah melalui proses pemekaran daerah, menimbulkan reaksi, bahkan bernuansa euforia publik di masing-masinh kab./kota di wilayah Jawa Barat. Sehingga membuat persoalan tersendiri bagi kepala daerah dan DPRD-nya. Karena bagi […]