Masakan Indonesia pada Buka Puasa Bersama Komunitas Muslim London

Editor Acara buka bersama warga negara Indonesia dan Inggris di London, akhir pekan kemarin. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | LONDON – Ratusan warga Inggris dan Indonesia di London melaksanakan buka puasa bersama Open Iftar di Broadgate Exchange Square, Liverpool Street London, akhir pekan kemarin. Selain Duta Besar RI Desra Percaya, staf Kedutaan, masyarakat London, acara yang diselenggarakan Komunitas Muslim London itu, juga dihadiri Pengajian Bulanan Muslimat London (PBML), Annisaa Rebana London, dan Muslimat Al Washliyah UK.

Acara Open Ifthar hari itu spesial menyajikan makanan Indonesia, di antaranya ayam bumbu bali, oseng-oseng, rendang, pastel, onde-onde, risoles, dan tentu kurma. Acara yang terbuka untuk umum ini, juga diselenggarakan di berbagai kota, di antaranya di Cambridge, Bimringham, Manchester, Coventry, dan Newcastle.

Acara buka puasa bersama Open Iftar di Broadgate Exchange Square, Liverpool Street London. /visi.news/ist

Ustadzah Dra Hj Afrahul Fadhilah, pembina PBML, Annisaa Rebana London, dan Muslimat Al Washliyah United Kingdom, menyebutkan buka puasa bersama ini berlangsung meriah dan warga London dari berbagai negara, sangat antusias. Mereka menikmati makanan khas Indonesia. “Mereka menanyakan cara membuat onde-onde dan bahannya,” ujar Afrahul. “Pak Dubes Desra juga memberikan sambutan.”

Panitia penyelenggara Open Iftar, di antaranya Tim Ramadan Tent Project dan Human Aid Initiative aktif menyelenggarankan buka puasa bersama. Awalnya, sembilan tahun lalu, acara ini diselenggarakan mahasiswa internasional di London. Semakin lama semakin membesar dan menyebar ke berbagai kota. Jumlahnya pun mencapai puluhan ribu orang. Kali ini, spesial menyajikan masakan Indonesia.

Menurut Omar Salha, pendiri Open Iftar, makanan Indonesia menjadi favorite tahun ini. Pada tahun-tahun sebelumnya, banyak permintaan masyarakat agar tahun ini menyajikan masakan Indonesia.
“Alhamdulillah, tamu antusias dan mengapresiasi makanan khas Indonesia. Terima kasih untuk keluarga Indonesia di London,” kata Omar dalam sambutannya.

Baca Juga :  Akhirnya BPIP Ganti Tema Lomba Artikel yang Timbulkan Pro dan Kontra

Buka puasa ini tidak hanya diikuti masyarakat Muslim, tapi juga non-Muslim. Tema yang diusung “Semua Orang adalah Sahabat”. Kalangan non-Muslim memberikan apresiasi dan mengaku ingin mengenal Islam lebih jauh.

Jumlah umat Islam di Inggris terus meningkat. Pada 2020 menurut Kantor Statistik Nasional (ONS), jumlahnya lebih dari tiga juta orang. Studi pemerintah Inggris mengatakan, Muslim adalah kelompok agama yang tumbuh paling cepat di Inggris, melebihi agama-agama lain. Walikota London saat ini Sadiq Khan, seorang Muslim, yang terpilih kembali periode kedua, Mei 2021. Sadiq dari Labour Party  merupakan Muslim pertama walikota di London.

Komunitas Muslim Indonesia di London sedang mendirikan Masjid Indonesia Islamic Center atau IIC dengan membeli bekas Sinagoge seharga 1,4 juta pounds. Berbagai sumbangan telah mereka terima untuk mewujudkan masjid tersebut. Pada Junuari 2022 lalu, pengumpulan dana dalam Wakaf Mozaik, dihadiri melalui zoom, antara lain oleh Ustaz KH Abdullah Gymnastiar, Menkraf Sandiaga Uno, Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Nasaruddin Umar, dan pengusaha Garibaldi (Boy) Thohir.@jan

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pokja Wartawan DPRD Surabaya Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

Kam Apr 28 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – Kelompok Kerja Jurnalis Dewan Surabaya (Pokja Judes) berbagi keberkahan melalui kegiatan sosial santunan kepada 25 anak yatim di Yayasan Al Hasyimi, Jalan Kedung Thomas, Rabu (27/4/2022) sore. Ketua Pokja Judes, Maulana mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini sudah menjadi agenda rutin tahunan selama bulan ramadan. […]