Masih Ditemukan Tambahan Kasus, Karantina Mandiri Satu Kampung di Garut Diperpanjang

Editor :
Perangkat dan aparat keamanan Kecamatan Selaawi dibantu warga melakukan penjagaan ekstra ketat di kawasan perbatasan Kampung Baeud, Desa Samida, Rabu (10/6)./visi.news/zaahwan aries.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Penerapan karantina mandiri di Kampung Baeud, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kemungkinan akan diperpanjang
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Hal ini karena masih ditemukan tambahan kasus positif Covid-19 di kampung tersebut.

Kemungkinan diperpanjangnya masa karantina mandiri di Kampung Baeud, Desa Samida, diungkapkan Camat Selaawi, Ridwan Effendi. Selama ini Kampung Baeud sudah menjalani karantina mandiri selama lebih dari satu pekan menyusul tiga orang warga yang dinyatakan positif Covid-19.

“Pasca ditemukan tiga orang warga yang positif Covid-19, karantina mandiri langsung diterapkan untuk Kampung Baeud. Namun ketika sudah menjalani karantina lebih dari sepekan, ternyata di Kampung Baeud masih ditemukan warga yang positif Covid-19 sehingga kemungkinan karantina akan diperpanjang selama 14 hari lagi,” kata Ridwan.

Dikatakan Ridwan, ditemukannya kembali warga yang positif Covid-19 di Kampung Baeud, diketahui setelah dilakukan tes swab. Total warga Kampung Baeud yang dinyatakan positif Covid-19 hingga Rabu (10/6) menjadi delapan orang sehingga penerapan karantina mandiri pun besar kemungkinan diperpanjang.

Menurutnya, selama karatina mandiri, seluruh warga Kampung Baeud tidak diperbolehkan keluar lingkungan, begitu juga warga luar tak boleh masuk Kampung Baeud. Kampung Baeud sendiri saat ini dihuni oleh 549 kepala keluarga (KK).

Pemkab Garut, tuturnya, menjamin untuk memenuhi kebutuhan pangan warga Kampung Baeud selama penerapan karantina mandiri. Selain itu, pemkab pun memberikan bantuan untuk pemenuhan pakan ternak warga yang dikarantina dan semua kebutuhan warga itu sudah didistribusikan melalui Dinas Sosial Kabupaten Garut.

Ridwan mengungkapkan, tak hanya karantina mandiri di Kampung Baeud yang akan diperpanjang menyusul ditemukannya kembali warga yang positif Covid-19. Berdasarkan keputusan Pemkab Garut melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) utuk Kecamatan Selaawi pun akan diperpanjang.

Baca Juga :  Komisi D DPRD Kab. Bandung Belum Terima Data Jumlah Buruh Korban PHK

“PSBB untuk wilayah Kecamatan Selaawi pun akan diperpanjang. Namun untuk lebih pastinya terkait perpanjangan karantina mandiri untuk Kampung Baeud dan PSBB untuk Kecamatan Selaawi ini masih menunggu SK Pak Bupati,” ujarnya.

Disampaikan Ridwan, karantina mandiri sebelumnya dilakukan di Kampung Baeud sejak Jumat (29/5) menyusul ditemukannya tiga pasien positif Covid-19 pada Kamis (28/6).

Tiga pasien itu diduga terpapar dari pasien sebelumnya yang juga telah dinyatakan positif Covid-19 yang merupakan warga setempat.

Kemudian tambah Ridwan, setelah karantina mandiri diterapkan selama lebih dari satu pekan, ternyata petugas kembali menemukan warga yang positif Covid-19 sebanyak tiga orang setelah sebelumnya dilakukan tes swab.

“Hal inilah yang menyebabkan karantina mandiri dipastikan akan diperpanjang guna memutus penyebaran Covid-19,” katanya.

Lebih jauh disebutkan Ridwan, terjadinya penyebaran Covid-19 di Kampung Baeud memang harus benar-benar diwaspadai menyusul ditemukannya delapan warga yang positif Covid-19.

“Apalagi, kedelapan warga yang positif ini sebelumnya tak menunjukkan adanya gejala terpapar Covid-19 atau biasa disebut orang tanpa gejala (OTG),” pungkasnya.@zhr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pertamina Berikan Bantuan 500 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19 di Garut

Rab Jun 10 , 2020
Silahkan bagikanmoreVISI.NEWS – Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang sangat luas bagi masyarakat terutama dalam sektor ekonomi. Hal ini mengundang perhatian banyak kalangan termasuk BUMN untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Seperti yang dilakukan PT Pertamina Rayon V Bandung yang menyumbangkan 500 paket sembako untuk warga terdampak pandemi Covid-19 di […]