Masih Terdapat Belasan Desa Tertinggal Di Jabar, Reynaldi : Perlu Perhatian Pemprov Dan Pemkab

Editor Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi. /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISINEWS |BANDUNG – Diketahui terdapat 18 desa di Jawa Barat (Jabar) masuk kedalam kategori desa tertinggal, menurut informasi, belasan desa tersebut berada di tiga kabupaten yakni Tasikmalaya, Cianjur, dan Karawang.

Demikian dikatakan Anggota Komisi I DPRD Jabar, Reynaldi kepada VISINEWS Minggu (13/3/22), menurutnya keberadaan belasan desa masuk katagori tertinggal tersebut harus menjadi pokus pemerintah baik provinsi maupun daerah.

“Semula di Jabar terdapat 929 desa tertinggal pada tahun 2018, dan menurut data 2021, hanya tinggal sisa 18 desa yang masih tergolong desa tertinggal di Jabar, untuk itu perlu menjadi perhatian Pemprov dan Pemda setempat,” katanya.

Informasi yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, salah satu devinisi desa tertinggal tersebut yaitu minimnya ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar, infrastruktur, aksesibilitas/transportasi pelayanan umum, dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Untuk itu, berbagai anggapan persoalan atau kebutuhan di desa tertinggal tersebut, saya kira perlu segera ditindak lanjuti agar kedepan status yang melekat pada desa tertinggal tersebut hilang,” ujar Reynaldi.

Meski masih terdapat belasan desa tertinggal di Jabar, Reynaldi mengungkapkan, namun di Jabar juga terdapat desa yang terus berkembang hingga naik kelas menjadi desa maju dan desa mandiri, dan jumlahnya sangat banyak.

“Menurut data BPS, terdapat adanya desa berkembang sebanyak 3656, sementara desa maju sebanyak 1232 dan desa mandiri baru mencapai 98, dan saya kira masih akan terus berubah di tahun 2022 ini,” ungkapnya.

Disinggung terkait dengan perekonomian desa, Politisi Golkar Jabar ini menjelaskan, banyak desa yang terus mengalami peningkatan laju pertumbuhan ekonomi di setiap tahunnya.

“Sepengetahuan saya, laju perekonomian desa terus meningkat seiring dengan banyaknya potensi desa yang terus digali dan dimanfaatkan sehingga mempengaruhi laju perekonomian desa,” pungkasnya. @eko.

Baca Juga :  Sufmi Dasco Imbau Masyarakat Berhati-hati Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Di Era Perkembangan Jaman, Cucu : Perempuan Harus Berani Ambil Peran

Ming Mar 13 , 2022
Silahkan bagikanVISINEWS |BANDUNG – Ketua KPPG Jawa Barat (Jabar) Cucu Sugyati menegaskan, perempuan harus berdaya saing, mandiri, dan memiliki ketahanan serta bisa menjalankan keahlian yang dimiliki tentunya dengan menjalankan tugas seorang wanita secara seimbang. Ketiga faktor tersebut menurutnya harus mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih saat ini perkembangan jaman terus […]