Mayat Bocah Bercelana Seragam SD yang Ditemukan Tewas di Terminal Indihiang, Ternyata Denar Wayhu Siswa SD di Cicalengka

Jenazah Denar Wahyu dijemput keluarganya dari rumah sakit./visi.news/ayi kuraesin
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Identitas mayat bocah yang ditemukan tergeletak di trotoar depan warung kaki lima sekitar Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Kamis (6/8) pagi lalu, akhirnya diketahui.

Dia diketahui bernama Denar Wahyu Sanjaya (13) warga Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pihak keluarga dengan didampingi salah seorang aparat Desa Waluya menjemputnya ke kamar mayat RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Sabtu (8/8) siang.

Aparat Desa Waluya, Engkus Kuswara mengatakan, pihaknya bersama keluarga korban bermaksud menjemput almarhum Denar Wahyu siswa kelas VI sekolah dasar (SD).

Menurut Engkus, sebelum kejadian korban hendak ke Pangandaran bersama teman-temannya. Namun ketika di Tasikmalaya terjatuh hingga menyebabkan meninggal dunia.

“Korban berangkat dari rumahnya di Bandung Rabu (5/8) sore,” ucap Engkus.

Menurutnya, korban bersama empat orang temannya pergi tanpa pamitan kepada orangtua mereka dengan tujuan ke Pangandaran. Nahas, saat berada di Tasikmalaya korban terjatuh hingga tewas.

Mendapati korban tewas, teman-temannya pulang, namun tidak mengabarkan ke pihak keluarga. Saat itu pihak keluarga mencari-cari, namun korban tak kunjung ditemukan.

Pihak keluarga baru mengetahui keberadaan korban, setelah kedatangan empat orang temannya dan mengabarkan terkait korban yang jatuh di Tasikmalaya.

“Teman-temannya itu tidak langsung memberitahukan, diduga karena takut. Baru diberitahukan kepada keluarga, Jumat (7/8) siang,” tuturnya.

Dikatakan dia, setelah mendapatkan kabar itu pihak keluarga meminta pertolongan ke kantor desa untuk menjemput korban. Saat ini keluarga sudah berada di rumah sakit dengan maksud membawa jenazah ke Bandung.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anak lelaki berusia belasan tahun ditemukan tergeletak dengan kondisi tewas di depan warung kaki lima sekitar Terminal Indihiang, Kota Tasikmalaya, oleh seorang tukang parkir, Ardista (25), Kamis (6/8) pagi.@akr

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

"Tikoséwad" Saat Naik Truk "Papalidan", Anak Punk Tewas Tergilas

Sab Agu 8 , 2020
Jangan Lupa Bagikan– “Ketika hendak menaiki kendaraan tersebut, korban terpeleset (tikoséwad, Sunda) hingga terjatuh ke kolong mobil,” ucap Rendi. VISI.NEWS – Kebiasaan anak-anak jalanan berpakaian nyentrik yang kerap disebut ‘anak punk’ naik turun mobil atau “papalidan” kembali memakan korban jiwa. Kali ini menimpa seorang anak jalanan yang bernasib nahas, yaitu […]