Mayat Bocah Dalam Toren, Korban Pembunuhan

Editor 1 Hamid (25) pelaku pembunuhan terhadap anak tiri berinisial AM (5) saat digelandang ke Mapolresta Bandung, Senin (20/7)./visi.news/istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Misteri penemuan mayat bocah perempuan berusia 5 tahun dalam tangki air di Desa Panenjoan, Kecaatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akhirnya terungkap.

AM, sang bocah nahas itu ternyata dibunuh oleh ayah tirinya. Kepastian itu terungkap berkat kesigapan jajaran Polresta Bandung yang dengan cepat menangkap pelakunya.

“Pelaku pembunuhya adalah ayah tiri korban,” kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan dalam rilisnya kepada media, Senin (20/7).

Setelah jasad AM ditemukan ada kecurigaan petugas maupun masyarakat bahwa anak perempuan itu merupakan korban pembunuhan.

Perbuatan bejat sang bapak tiri bernama Hamid alias Arifin (25) dilakukan Jumat (17/7). Dia melakukan kejahatan itu karena merasa kesal sering dikata-katai kasar oleh korban. Saat itu pelaku yang dalam keadaan mabuk, langsung memasukkan korban ke dalam toren dengan cara dipegang kakinya dengan posisi kepala di bawah selama 10 menit.

“Hasil autopsi ada cairan di dalam paru-paru korban,” tambah Hendra Kurniawan.

Sebelumnya sempat ramai di media sosial, seorang anak perempuan berusia 5 tahun berinisial AM ditemukan tak bernyawa di tempat penampungan air atau toren di Desa Panenjoan, Cicalengka, Kab.Bandung.

“Berdasarkan visum awal tadi kami menduga korban ini merupakan korban pembunuhan,” tegas Kasatreskrim Polresta Bandung AKP Agta Bhuwana Putra.

Dugaan itu semakin kuat karena ditemukan beberapa luka termasuk luka gores di tangan kiri korban.

Menurut Agta Bhuwana, jasad korban ditemukan di dalam toren oleh paman dan ayah tiri korban yang belakangan diketahui sebagai pelaku, setelah orangtua mencarinya pascakorban dilaporkan hilang.

Pelaku Hamid alias Arifin hanya bisa tertunduk saat diperlihatkan kepada awak media. Sebagai balasan atas perbuatan tidak manusiawinya, pelaku terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi. Polisi menyangkakan pasal 80 UU RI no.17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dan pasal 338 KUH Pidana bagi ayah tiri bejat tersebut. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak 3 milyar rupiah.@pih

Baca Juga :  Sangkuriang Nyaleg (5)

Fendy Sy Citrawarga

One thought on “Mayat Bocah Dalam Toren, Korban Pembunuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

GEWB Dimeriahkan Komunitas Mobil Ferosa Alone Fair Play

Sen Jul 20 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Gebyar Expo Wisata Budaya (GEWB) Desa Cilame, Kecamatan Kutawatingin, Kabupaten Bandung, Jawwa Barat, dimeriahkan oleh berbagai acara. Salah satu penggiat acara tersebut adalah komunitas kendaraan bermotor roda empat, Alone Fair Play (AFP) dan dua klub mobil lainnya Suzuki Carry Club Indonesia (SCCI) dan Suzuki Parahuyangan Owners Community […]