VISI.NEWS | BANDUNG – Harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang hampir seragan pada Rabu, (23/7/2025). Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau masih berada di zona hijau.
Dikutip berdasarkan data dari Coinmarketcap, Rakripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali menguat. Bitcoin naik tipis 2,07% dalam 24 jam dan menguat 1,89% dalam sepekan.
Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 119.925 per koin atau setara Rp 1,94 miliar (asumsi kurs Rp 16.200 per dolar AS).
Ethereum (ETH) masih menguat. ETH naik 0,67% sehari terakhir tapi tertekan 0,94% sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 60,93 juta per koin.
Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) juga masih menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB naik 2,01% dan 13,85% sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 12,78 juta per koin.
Kemudian Cardano (ADA) masih berada di zona hijau. ADA menguat 0,90% dalam sehari dan 20,81% sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 14.680 per koin.
Adapun Solana (SOL) kembali menguat. SOL naik 4,46% dalam sehari dan 25,37 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 3,34 juta per koin.
XRP dan DOGE Tertekan
XRP mengalami tekanan. XRP turun 0,59 persen dalam sehari tetapi masih menguat 21,58 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 57.746 per koin.
Koin Meme Dogecoin (DOGE) kembali melemah. Dalam satu hari terakhir DOGE turun tipis 0,79%, tetapi masih menguat 35,89% sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 4.403 per token.
Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini masih stabil. Harga keduanya masih berada di level USD 1,00, keduanya melemah tipis masing-masing 0,46% dan 0,47%.
Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 3,97 triliun atau setara Rp 64.620 triliun, menguat sekitar 1,48 persen dalam sehari terakhir.
Siap-siap, Harga XRP Berpotensi Tembus USD 6
Harga XRP tengah dalam tren naik yang kuat dan kini berpeluang menembus level USD 6. Hal ini diungkap oleh analis kripto ternama Ali Martinez.
Dikutip dari U.Today, Selasa (22/7/2025), dalam unggahannya di platform X (dulu Twitter), Martinez menyebut bahwa XRP sedang mencoba menembus pola segitiga menurun formasi teknikal yang selama ini menjadi hambatan untuk reli harga.
Pola segitiga menurun adalah pola grafik teknikal yang terbentuk saat harga bergerak dalam kisaran menyempit antara dua garis tren yang saling mendekat.
Biasanya, pola ini dianggap sebagai sinyal bearish, karena mengindikasikan potensi kelanjutan tren turun. Namun, jika berhasil ditembus ke atas, pola ini justru bisa memicu lonjakan harga besar.Level Kunci yang Harus Ditembus XRP
Martinez menggarisbawahi bahwa untuk mencapai $6, XRP perlu menembus beberapa level resistensi penting, yakni:
– USD 4,17
– USD 4,60
– USD 5,40.
Jika harga mampu menembus level-level ini dengan volume perdagangan yang cukup besar, target USD 6 bukan hal yang mustahil. Namun, jika gagal, XRP berpotensi mengalami volatilitas tajam dalam jangka pendek.
Momentum Kuat, Volume Naik
Menurut data dari CoinMarketCap, XRP saat ini diperdagangkan di kisaran USD 3,61, naik 2,3% dalam 24 jam terakhir. Ini mendekati level tertingginya sejak 2018, yakni USD 3,85.
Selama 7 hari terakhir, XRP telah menguat 21,2%, dan dalam sebulan terakhir naik lebih dari 70%. Volume perdagangan harian pun melonjak 28,2% menjadi USD 9,36 miliar, menunjukkan bahwa minat pasar terhadap koin ini sedang tinggi.
Tak hanya Martinez, analis kripto lainnya seperti CryptoDonAlt juga melihat potensi besar pada XRP. Ia memperkirakan harga bisa melesat hingga USD 10,36, terutama setelah pasangan XRP/BTC menembus level resistance penting di 0,000025 BTC level yang sudah bertahan sejak awal 2022. @desi