VISI.NEWS|BANDUNG -Kemenangan Real Madrid atas Levante berubah menjadi malam penuh ketegangan di Santiago Bernabeu. Alih-alih perayaan tiga poin, stadion justru dipenuhi siulan dan kemarahan suporter yang belum menerima pemecatan Xabi Alonso. Situasi ini menjelma menjadi ujian emosional bagi para pemain Los Blancos.
Gol Kylian Mbappe dan Raul Asencio memang memastikan kemenangan Madrid, namun atmosfer pertandingan terasa berat sejak awal. Amarah suporter tak hanya tertuju pada satu nama. Setelah Vinicius Junior, giliran Jude Bellingham dan Federico Valverde yang menjadi sasaran cemoohan dari tribun.
Tekanan tersebut memicu kekhawatiran akan retaknya hubungan antara pemain dan pendukung. Rumor konflik internal yang dikaitkan dengan pemecatan Alonso memperkeruh suasana, membuat beberapa pemain yang selama ini menjadi idola justru disambut dengan siulan tajam.
Kylian Mbappe angkat bicara untuk meredam situasi. Ia menegaskan bahwa kritik seharusnya diarahkan pada performa tim, bukan menyerang individu secara personal.
“Tak ada yang meragukan kualitas Jude Bellingham. Dia punya potensi luar biasa,” ujar Mbappe.
Mbappe juga menekankan bahwa periode sulit adalah bagian dari perjalanan sebuah tim besar.
“Tentu saja ini masa sulit baginya, tapi juga untuk semua orang. Kita paham hal ini bisa terjadi,” katanya.
Menurut Mbappe, ruang ganti Madrid tetap solid di tengah tekanan eksternal. Ia meminta suporter bersikap adil dan tidak menjadikan pemain tertentu sebagai kambing hitam.
“Kita bisa terima fans tidak bahagia. Tapi mereka harus memperlakukan semua orang dengan setara,” ucap Mbappe.
“Mereka bisa mengkritik seluruh tim. Kami semua berada di perahu yang sama,” lanjutnya.
Kini sorotan beralih ke pelatih baru Alvaro Arbeloa yang dihadapkan pada tugas berat menyatukan kembali tim dan menenangkan suasana Bernabeu. Laga Liga Champions melawan AS Monaco dipandang sebagai momen krusial untuk memulihkan kepercayaan publik.
Mbappe optimistis Madrid mampu bangkit dari situasi ini.
“Kami punya karakter dan kepribadian untuk mengubah itu di lapangan,” pungkasnya.@fajar












