Memulai Lagi Bersepeda Setelah Lama Istirahat, Ini yang Harus Anda Lakukan

Editor Ilustrasi. /fb
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang baik untuk kesehatan tubuh dan lingkungan. Namun, banyak orang yang menghentikan kebiasaan bersepeda karena berbagai alasan, seperti kesibukan, cuaca, atau pandemi. Bagi Anda yang ingin memulai lagi bersepeda setelah lama istirahat, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan dilakukan agar aktivitas ini berjalan lancar dan menyenangkan.

Pertama, Anda harus memilih jenis sepeda yang sesuai dengan keperluan dan rute yang hendak diambil. Ada berbagai jenis sepeda, seperti sepeda gunung, sepeda balap, sepeda lipat, sepeda hybrid, dan sebagainya. Setiap jenis sepeda memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga Anda harus menyesuaikannya dengan kondisi jalan, jarak tempuh, dan tujuan bersepeda.

Kedua, Anda harus memahami peraturan bersepeda di jalan. Bersepeda di jalan umum berbeda dengan bersepeda di taman atau jalur khusus. Anda harus mengikuti aturan lalu lintas, seperti menggunakan lampu, bel, helm, dan rompi, serta bersepeda di sisi kiri jalan. Anda juga harus berhati-hati dengan kendaraan lain, pejalan kaki, dan hewan. Jangan lupa untuk memberi isyarat tangan saat akan berbelok atau berhenti.

Ketiga, Anda harus melakukan pemanasan sebelum bersepeda. Pemanasan bertujuan untuk meregangkan otot-otot yang kaku karena sudah lama tidak berolahraga. Pemanasan juga dapat mencegah cedera, seperti keram, kram, atau nyeri otot. Anda dapat melakukan pemanasan dengan cara berjalan kaki, jogging, atau stretching selama 10-15 menit sebelum naik sepeda.

Keempat, Anda harus mulai dari kegiatan atau gerakan yang mudah. Jangan langsung memaksakan diri untuk bersepeda dengan jarak jauh atau kecepatan tinggi. Anda harus menyesuaikan dengan kemampuan dan stamina Anda saat ini. Anda dapat memulai dengan bersepeda di sekitar rumah atau di jalur yang datar dan sepi. Anda juga dapat menaikkan intensitas dan durasi bersepeda secara bertahap.

Baca Juga :  Aplikasi Jagat Menggagas Kampanye Planet Kucing vs Anjing

Kelima, Anda harus memilih olahraga aerobik ringan dan kekuatan otot. Bersepeda merupakan olahraga aerobik yang melatih sistem kardiovaskular dan pernapasan. Namun, bersepeda juga membutuhkan kekuatan otot, terutama di bagian kaki, punggung, dan lengan. Oleh karena itu, Anda harus melengkapi bersepeda dengan olahraga lain yang dapat meningkatkan kekuatan otot, seperti squat, push up, atau plank.

Keenam, Anda harus rutin berolahraga selama satu bulan. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari bersepeda, Anda harus konsisten dan disiplin. Anda dapat membuat jadwal olahraga yang sesuai dengan kesibukan dan waktu luang Anda. Anda dapat bersepeda setiap hari, atau minimal tiga kali dalam seminggu. Anda juga dapat menetapkan target yang ingin dicapai, seperti jarak, kecepatan, atau kalori yang terbakar.

Ketujuh, jika diperlukan, Anda dapat berolahraga bersama trainer atau teman. Bersepeda bersama orang lain dapat memberikan motivasi, dukungan, dan kesenangan. Anda dapat bersepeda bersama trainer yang dapat memberikan arahan, saran, dan koreksi. Anda juga dapat bersepeda bersama teman yang memiliki minat dan tujuan yang sama. Anda dapat saling mengajak, mengingatkan, dan menantang satu sama lain.

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jika Anda Jadi Korban KDRT, Ini yang Harus Anda Lakukan

Ming Des 10 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga, yang dapat berupa kekerasan fisik, seksual, psikologis, atau penelantaran. KDRT dapat menimpa siapa saja, terutama perempuan, anak, dan lansia. Menurut data Komnas Perempuan, pada tahun 2022 terdapat 13.293 kasus KDRT yang dilaporkan, […]