VISI.NEWS | SUMEDANG – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan para lulusan IPDN agar menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional dan berlandaskan ilmu pengetahuan. Alumni IPDN, kata Tito, harus mampu berpikir ilmiah berdasarkan data dan teori yang telah teruji.
Pesan tersebut disampaikan Mendagri saat melantik Pamong Praja Muda lulusan IPDN Angkatan XXXII Tahun 2025 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin(28/7/2025).
“Oleh karena itulah, selama empat tahun dididik di IPDN ini adik-adik yang dilantik ini harus siap dengan kemampuan sebagai seorang praktisi di lapangan, tapi juga memiliki kemampuan intelektual sebagai ilmuwan dengan kemampuan metodologi yang diajarkan,” ujar Tito dalam sambutannya.
Tito menekankan bahwa IPDN adalah tempat pembentukan kader pemerintahan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga matang dalam aspek ideologi, karakter, dan kesiapan fisik. Menurutnya, ASN hasil didikan IPDN harus siap ditugaskan di berbagai kondisi geografis Indonesia yang kompleks, dari gunung hingga hutan, dari kota hingga desa.
“Karena IPDN lulusannya diharapkan akan dapat menjadi motor penggerak sekaligus agen perubahan untuk menciptakan para ASN yang profesional,” tuturnya.
Ia juga menyebut peran ASN sangat vital dalam menopang kekuatan negara, terutama di tengah berbagai krisis dan tantangan. Karena itu, IPDN sebagai lembaga pendidikan ASN memiliki tanggung jawab strategis dalam mencetak agen perubahan yang mampu memperbaiki tata kelola pemerintahan.
“Kita ada pulau, ada gunung, ada kota, ada desa, ada hutan, dan semua (alumni IPDN) harus siap untuk ditempatkan di semua medan tersebut,” pungkasnya. @ffr