Search
Close this search box.

Mendiktisaintek Kritik Mindset Akreditasi Kampus di Indonesia

Mendiktisaintek Brian Yuliarto./visi.news/tangkapan layar youtube @itb.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Inovasi Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menilai sistem akreditasi perguruan tinggi di Indonesia masih memiliki mindset yang kurang tepat. Ia berencana memanggil Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk membahas hal tersebut.

Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Senayan, Rabu (27/8/2025), Brian membandingkan sistem akreditasi di Indonesia dengan standar ABET (Accreditation Board of Engineering and Technology) dari Amerika Serikat. Menurutnya, akreditasi seharusnya berorientasi pada peningkatan kualitas, bukan sekadar penilaian atau “penghakiman.”

“Jadi nanti kami coba komunikasikan kembali ke teman-teman BAN-PT, jadi mereka tuh bukan judgement datang ke kampus, tapi justru bagaimana membantu improvement teman-teman di kampus,” ujar Brian.

Ia juga menyinggung keberadaan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) yang dinilai membebani kampus dengan biaya tinggi. Brian memastikan pihaknya akan mengevaluasi hal tersebut agar lebih rasional.

Selain itu, ia mendorong agar penugasan dosen reviewer disesuaikan dengan lokasi kampus yang diaudit, misalnya dari provinsi yang sama atau daerah terdekat, untuk menekan biaya akreditasi.

@ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :