Menelusuri Jejak Langkah Hijrah Rasulullah Saw. (2)

Editor :
Perjalanan hijrah./via pixabay.com

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Beberapa tahun kemudian datang kembali yaitu Suku Aus dan Khazraj dari Madinah menuju Mekah untuk naik haji. Mereka menemui Rasulullah dan mengajaknya agar berhijrah ke Madinah.

Suku Aus dan Khazraj memiliki niat baik dengan menemui Rasulullah yakni mereka siap untuk membela dan melindungi Nabi serta pengikutnya. Peristiwa berikut dikenal dengan Bai’at Aqaba II, betapa mulianya dan sayangnya mereka kepada Nabi Muhammad saw. Dengan siap siaga mereka melindungi Rasulullah dari ancaman apa pun baik dari kaum kafir Quraisy maupun kafir lainnya.

Dengan kejahatannya kaum kafir Quraisy memboikot Nabi Muhammad dan para pengikutnya dengan mereka melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan pengikut Rasulullah. Mereka juga dilarang menikah dengan kaum muslim, bergaul, dan disuruh untuk memusuhi Nabi.

Hal tersebut membuat kondisi kaum muslim di Mekah semakin terdesak, atas izin Allah Nabi Muhammad memutuskan untuk berhijrah ke Madinah. Dengan segala upaya untuk menyelamatkan kaum muslim, mereka pun berhijrah secara sembunyi agar tidak diketahui oleh kaum kafir Quraisy.

Rasulullah Terlindungi dari Kepungan Kaum Quraisy

Di saat memulai perjalanan hijrah Rasulullah menuju Madinah, kaum kafir Quraisy berniat mencelakai beliau dengan membunuhnya. Memasuki malam harinya ternyata kaum kafir Quraisy telah mengepung rumah Rasulullah.

Beliau mengarahkan Ali Bin Abi Thalib untuk mengenakan jubahnya dan berbaring di tempat tidurnya. Hal tersebut untuk menjebak kaum kafir Quraisy. Seketika kaum kafir Quraisy mengintip ke kamar Rasulullah saw. dan melihat terdapat seseorang yang sedang tidur.

Mereka mengira seseorang itu adalah Rasulullah saw. padahal kenyataannya yang berbaring bukan Rasulullah. Saat mereka mengepung dan masuk ke dalam rumah, seketika terkejut ternyata Nabi telah pergi. Begitu pintarnya Nabi Muhammad SAW dalam taktik untuk menyelamatkan dan berjuang di jalan dakwahnya.

Baca Juga :  Korban Kecelakaan Mobil Rem Blong di Tasikmalaya Bertambah Satu Orang

Peritstiwa Menakjubkan di Gua Tsur

Kaum kafir Quraisy karena telah mengetahui tidak ada Rasulullah saw. di rumah setelah mereka mengepungnya, maka mereka menutup semua jalur Madinah.

Karena hal tersebut Nabi dan pengikutnya menggunakan jalan lainnya yang jarang dilewati oleh penduduk sekitar. Kemudian mereka menemukan suatu Gua dan tinggal di sana yang bernama Gua Tsur. Mereka tinggal di Gua Tsur kurang lebih selama tiga hari sebagai tempat perlindungan.

Atas segala kekuasaan dan perlindungan Allah SWT, Rasulullah saw bersama para pengikutnya aman di dalam Gua Tsur. Padahal gua tersebut sungguh sempit dan jarang ditempati manusia. Saat itu kaum kafir Quraisy mencari-cari Rasulullah ke sana ke mari untuk mencelakai dan merintangi perjalanan hijrah menuju Madinah

Ternyata kaum Quraisy sempat mencari Rasulullah ke Gua Tsur, bahkan pimpinan mereka bermaksud masuk ke dalam gua tersebut untuk mencari keberadaan Rasulullah yang disangkanya bersembunyi di dalam gua itu. (bersambung) @fen/sumber: zakat.or.id

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

TAUSIAH: 3 Perilaku yang Sangat Dibenci Rasulullah Saw

Sel Agu 18 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – إنَّ أحبَّكم إليَّ وأقربَكم منِّي في الآخرةِ محاسِنُكم أخلاقًا وإنَّ أبغضَكم إليَّ وأبعدَكم منِّي في الآخرةِ أسوَؤُكم أخلاقًا الثَّرثارون المُتفيهِقون المتشدِّقون Dalam kitab Riyadhush-Shalihin, Imam an-Nawawi menukil sebuah hadis yang diriwayatkan Imam At-Turmudzi dari Jabir r.a.. Pada suatu kesempatan, Nabi saw. berkumpul dengan sahabatnya, lalu memberi petuah […]