Mengintip ‘Elemen 2024’: Pameran Arsitektur UPH yang Menginspirasi

Editor ilustrasi foto universitas pelita harapan (UPH). /visi.neews /
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Pameran “Elemen 2024” yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur Universitas Pelita Harapan (UPH) adalah sebuah ajang yang menampilkan hasil eksplorasi pembelajaran mahasiswa tahun kedua selama setahun terakhir. Pameran ini berlangsung dari tanggal 8 Juni hingga 7 Juli 2024 di Kopi Manyar, Bintaro, Jakarta Selatan.

Pameran ini merupakan kolaborasi antara Prodi Arsitektur UPH, Kopi Manyar, dan Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Banten. Tujuan dari pameran ini adalah untuk memperkenalkan hasil eksplorasi pembelajaran mahasiswa kepada masyarakat luas.

Dalam pameran ini, ditampilkan sejumlah gambar dengan berbagai ukuran dan 30 model pembelajaran yang menunjukkan kreativitas dan inovasi mahasiswa. Dekan Fakultas Desain, Martin Luqman Katoppo, menjelaskan bahwa proses pembelajaran saat ini bukan hanya satu arah dari dosen kepada mahasiswa. Menurutnya, baik dosen maupun mahasiswa sedang sama-sama belajar tentang arah mana yang akan diambil oleh profesi arsitektur saat ini.

Pameran ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat membantu dalam proses pembelajaran dan eksplorasi di bidang arsitektur. Ini adalah contoh bagus tentang bagaimana pendidikan dan teknologi dapat berkolaborasi untuk menciptakan hasil yang inovatif dan kreatif.

@rizalkoswara

Baca Juga :  Cek Kesiapan Pengamanan Mudik, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya Sidak Stasiun Gubeng

Shinta Dewi P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Alasan Jokowi Membuat Kebijakan Potongan Gaji Iuran Tapera

Ming Jun 9 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong kebijakan potong gaji untuk iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dengan alasan utama mempercepat kepemilikan rumah di masyarakat. Saat ini, terdapat kesenjangan kepemilikan rumah atau backlog perumahan di Indonesia senilai 9,9 juta unit rumah. Program penyediaan rumah murah melalui Fasilitas Likuiditas […]